Kamis, 21 Maret 2013

Polandia Akan Bangun Tujuh Penghasil Listrik di Kampar





KAMPAR : Untuk mengatasi kekurangan energy listrik di Kampar selama ini, maka pemerintah Kampar  bekerjasama dengan investor dari negara Polandia yang tergabung dibawah naungan PT Kepulauan Energi Lestari membuat kesepakatan bersama untuk membangun tujuh pusat penghasil energi listrik dengan bahan baku utama  limbah sawit berupa tandan buah kosong atau tankos dan cangkang sawit.

Kesepakatan ini ditandai dengan penanda tanganan nota kesepahaman  (MoU) antara Pemerintah Kabupaten Kampar dengan PT. Kepulauan Energi Lestari tentang kerjasama dan fasilitasi pembangunan power plant dalam rangka pengembangan energi baru terbarukan di Kabupaten Kampar yang acaranya dipusatkan di kompleks Pusat Pelatihan Pertanian dan Pedesaan Swadaya (P4S) Karya Nyata Kubang Jaya Kecamatan Siak Hulu pada Kamis (21/3).

MoU tersebut ditanda tangani langsung oleh Bupati Kampar, H. Jefry Noer dan dari pihak PT Kepulauan Energi Lestari ditanda tangani oleh Direktur Utamanya Daniel S Kuwandi yang kehadirannya bersama 12 orang investor dan tenaga ahli kelistrikan berbasis ramah lingkungan dari Polandia.

Pembangunan pusat penghasil energi listrik tersebut akan dibangun diatas lahan seluas 2 hektar dan secara ilmiah diberi nama Biomass Processing Power Plant yang setiap unitnya mampu menghasilkan energi listrik sebesar 4 Megawatt, dengan demikian bila ketujuh unit Power Plant tersebut selesai dibangun dan beroperasi sesuai dengan rencana maka Kampar akan mendapatkan tambahan baru energi listrik dari proses pengembangan energi baru terbarukan sebesar 28 Megawatt yang dapat dinikmati masyarakat Kampar.

Dengan  daya listrik baru sebesar 28 Megawatt tersebut diharapkan masyarakat Kampar tidak lagi kekurangan pasokan aliran listrik yang selama ini kebutuhan listrik bagi masyarakat Kampar dipasok dari PLTA Koto Panjang dengan daya yang berkapasitas 114 Megawatt yang penggunaannya melalui interkoneksi jaringan pada wilayah Riau Sumbar dan Sumut. (rdh)

33.803 siswa di Kampar Siap Ikuti Ujian Nasional

BANGKINANG- Dinas Pendidikan, pemud adan olahraga Kampar (disdikpora) Kampar Drs H Jawahir MPd menyatakan, 33.803 siswa mulai dari tingkat SD/MI, SMP/MTS dan SMA/MA/SMK sudah siap untuk mengikuti ujian akhir nasional (UN) yang akan digelar pada 15 april mendatang, hal ini dilihat dari persiapan yang sudah dilakukan pihak sekolah. ‘’Kalau kita lihat dari berbagai persiapan yang sudah dilaksanakan ini, kita yakin kita akan bisa sukses untuk ujian ini ‘’ujar jawaher (21/3) di Bangkinang. Menurutnya, dari data yang ada, saat ini siswa yang akan mengikuti ujian di Kampar berjumlah 33.803 siswa, dengan rincian, tingkat SD sebanyak 14.830 orang, dan tingkat SMP/MTs sebanyak 11.323 orang sedangkan untuk tingkat SMA sebanyak 7.650 orang. Para siswa ini sudah melakukan persiapan di sekolahnya masing masing sejak awal tahun ajaran yang lalu, persiapan ini diantaranya mengikuti pelajaran tambahan (les) di sekolahnya, dalam les ini materinya selain membahas soal-soal ujian, juga mematangkan materi pelajaran dari kelas satu hingga mereka kelas III, selain itu siswa ini juga mengikuti tray out yang dilaksanakan sekolah atau pihak lain, sekolah juga melakukan tes atau ulangan secara regular sehingga para siswa sudah siap mengikuti proses ujian nanti, bahkan beberapa sekolah juga sudha melakukan kegiatan motivasi bagi siswa berupa tausyiah untuk membangkitkan semangat para siswa, ‘’dengan berbagai persiapan ini kita yakin anak anak kita siap untuk ujian ‘’ujarnya Ujian yang akan digelar pada pertengahn april nanti (15-18) juga masih menyisakan waktu beberapa minggu untuk persiapan ini (rdh)

Design by Amanda @ Blogger Buster