Selasa, 08 November 2011

Pemkab Kampar Janjikan Carikan Solusi bagi Warga Disekitar Illegal Logging

KAMPAR KIRI - masih banyaknya warga kampar yang mengandalkan hidup sebagai pencari kayu dikawasan hutan atau sekitar pemukiman menjadi salah satu PR bagi pemerintah kampar, karena ini menimbulkan masalah sendiri, karena pekerjaan tersebut dikategorikan sebagai ilegal logging, sehingga tidak sedikit warga yang harus berurusan dengan hukum karena pekerjaan ini ‘’Untuk itu perlu dicari upaya lain agar warga tidak lagi menjadikan pekerjaan ini sebagai sumber pencaharian ‘’ujar camat Lipat Kain Febrinaldi SSTP di Bangkinang (8/11)

Upaya yang dimaksudknya adalah upaya membentuk sumber pencaharian yang baru penduduk, apalagi di kampar Kiri masih banyak warga masih mengantungkan diri kepada mencari kayu ini.
Pihaknya menurut Febri sudah melakukan koordinasi dengan pihak terkait tentang program ini, direncankan nantinya pemkab Kampar akan memberikan pemberdayaan ekonomi baru, seperti membuat usaha dibidang perkebunan, perikanan serta usaha lain yang bisa dikembangkan , sehingga dengan ini mereka akan meninggalkan usahanya mencari kayu lagi dihutan ‘’ujarnya.

Salah satu bentuk nyata yang sudah diterapkan adalah pemkab kampar sudah memberikan bantuan dalam sektor perikanan, dengan memberikan bantuan untuk pembanguna kerambah dan budidaya ikan, hanya saja diakuinya bahwa belum semua warga yang membutuhkan mendapat bantuan ini ‘’karena program ini dilaksanakan secara bertaha p dan disesuaikan dengan anggaran pemerintah ‘’ujarnya.


Namun Febri menegaskan bahwa pemerintah akan terus berusaha memberikan alternatif pencaharian yang lain bagi masyarakat selain menebang kayu, karena tujuan pemerintah hanya ingin semua masyarakat dapat bekerja dengan layak dan juga tidak membuat mereka berisiko dalam bekerja. Peternakan ikan dengan sisttim budidaya dalam keramba dianggap potensi, karena lokasinya sangat dekat dengan lokasi sungai, hanya saja butuh dukungan penuh dari masyarakat karena ini berbeda dengan mencari kayu yang langsung dinikmati hasilnya, kalau kerambah tentunya harus menunggu ***

Design by Amanda @ Blogger Buster