Minggu, 16 Oktober 2011

Hardiman Perlunak Gugatan ke KPUD

Calon independen Hardiman gugatanya terhadap KPUD yang sudah disampaikan kepada PTUN Pekanbaru beberapa waktu yang lalu belum juga usai. Sidang kembali akan digelar Rabu (19/10) nanti, hanya saja jika sebelum pemungutan suara Hardiman ngotot meminta hakim PTUN Pekanbaru menunda sementara pemungutan suara,namun kali ini adalah profesionalisme KPU dalam memverifikasi jumlah dukungan untuknya.

Sidang pada Rabu nanti, KPU akan menyampaikan jawabannya terhadap materi gugatan yang diajukan Hardiman dan pasangannya Indra Putra. Sibuk mempersiapkan Pemilukada, KPU sering berhalangan hadir. Sidang sempat diundur beberapa kali. Dalam sidang berikutnya, Hardiman menyatakan tidak akan menyampaikan replik atau duplik. Sidang direncanakan langsung kepada pembuktian dan putusan, sehinga lebih cepat selesai dan tidak berbelit-belit .

‘’ Kami ingin menyadarkan KPU. Sehingga ke depan, hal seperti ini tidak terjadi lagi, karena ini sudha menunjukkan sikap zalim dan tidak profesionalnya kpud Kampar " ujarnya.
sementara itu ketua KPU Kampar Syafril Abdullah mengatakan, pihaknya tetap yakin bahwa KPU telah melaksanakan seluruh tahapan, khususnya verifikasi administrasi dan faktual dukungan Hardiman dengan baik sesuai dengan prosedur. ********

Warga Diminta Waspadai Hujan, Putting Beliung dan Petir

Setelah musim kemarau yang berkepanjangan dan ekstrim membuat warga Kampar mengalami kekeringan, sekarang warga diminta mewaspadai musim hujan yang sudah mulai di Kampar dalam duaminggu belakangan, karena hujan yang terus menerus di Kampar akan menimbulkan banjir yang juga membahayakan bagi masyarakat ‘’Kita minta warga mewaspadai bahaya hujan ini, terutama bagi masyarakat yang berada di sekitar bantaran sungai, seperti desa desa yang ada dipingggiran sungai Kampar, sungai subayang Kampar kiri dan sungai Tapung di kawasan tapung ‘’ujar kepala penanggulang bencana daera Kampar ir Fauzi Nurta .

Bukan hanya banjir yang harus diwaspadai dengan kondisi hujan ini, petir dan angin putting beliung juga, ‘’Karena di Kampar sangat rawan dengan petir dan angin putting beliung ini, bahkan setiap tahunnya ada desa yang dikenai oleh petir dan angin puting beliung ini ‘’ujarnya.

seperti yang terjadi di kecamatan Bangkinang seberang dan kecamatan XIII Koto Kampar.

Masyarakat diminta menebang pepohonan yang tinggi dari tempat tinggal mereka, karena kalau ada sambaran petir dan putting beliung pohon ini merupakan suatu ancaman. Listrik dan arus pendek juga harus diwaspadai, karena bisa saja menimbulkan konslet dan bahaya ‘’saat ini banyak kebakaran disebabkan oleh arus pendek, untuk itu warga diminta menjaga dan memeriksa perangkat listrik dengan benar ‘’ujarnya.****

Design by Amanda @ Blogger Buster