Minggu, 02 Mei 2010

Puting Beliung Hantam Desa Taratai Rumbio Jaya


*Belasan rumah dan los pasar porak-poranda

Malam minggu warga desa Teratai kecamatan Rumbio Jaya terusik saat hujan deras mengguyur desa tersebut sabtu malam (1/5), hujan deras tersebut jugab diiringi dengan petir dan angin yang sangat kencang bahkan kemudian menjadi putting beliung dan menerbangan atap. ‘’Kami kaget sekali karena angin kencang ini malah menerbang atap KUD suaranya keras dan mengejutkan warga ‘’jelas Kepala desa Teratai Mukhlis kepada rdh di desa tersebut (2/5).


Para warga yang kaget dengan suara atap KUD itu berlarian keluar rumah walaupun petir dan angin masih kencang, karena kalau memilih berada dalam rumah dikhawatirkan akan mengancam keselamatan ‘’untungnya didesa ini tidak begitu banyak tanaman yang tinggi sehingga tidak begitu khawatir adanya pohon tumbang ‘’ujarnya.


Angin ternyata tidak hanya membawa atap asbes dari kantor KUD para petani sawit ini namun juga papan naman KUD, los yang ada di pasar didesa tersebut, sekitar sepuluh los yang atapnya diterbangkan angin. ‘’angin kencang ini berlangsung hampir satu jam dan baru berhenti sekitar pukul 09:20 menit ‘’ujarnya.


Begitu hujan reda pihak desa segera mendata kerusakan, dan terutama warga yang terlika, dan ternyata tidak ada warga yang terluka karena warga umumnya keluar rumah untuk menyelamatkan diri, sementara itu untuk kerusakan dari hasil pendataan hingga pagi minggu (2/5) kerusakan sekitar 12 los pasar tersebut rusak, kantor KUD , 12 rumah warga dan atap mesjid Jamik yang merupaakan pusat kegiatan ibadah warga. ‘’memang kita belum hitung secara keselurhan namun setidaknya kerugian mencapai 20 juta ‘’ujarnya.


Beberapa warga juga terlihat trauma dengan kejadian, hingga pagi minggu beberapa warga mengaku belum tidur karena berjaga-jaga kalau ada angin kencang lagi karena malam tersebut cuaca tetap gelap dan sedikit berangin. ‘’Takut juga soalnya rumah saya sudah cukup tua..takutnya atapnya jga terbang ‘’ujar Yamin salah satu warga kepada rdh


Beberapa warga terlihat memeprbaiki atap rumahnya agar kalau ada angin susulan nantinya tidak akan membahayakan (rdh)

Bangun Sungai Buatan untuk lomba dayung dan kano

Kreatifitas SMA N 2 Bangkinang kembangkan Bakat Siswa


Ada saja ide kreatifitas pihak sekolah menengah atas (SMA) N 2 Bangkinang untuk mengembangkan bakat siswanya, setelah membentuk televisi pendidikan Kampar (TPK) yang merupakan stasiun TV satu -satunya di Kampar, sekarang sekolah yang dikenal sebagai sekolah pusat seni budaya itu juga membangun sungai buatan untuk lokasi olahraga dayung dan sampan.


‘’Karena siswa kita tidak hanya berbakat dalam bidang seni dan budaya, atau bakat sains dengan menciptakan robot namun juga punya bakat olahraga salah satunya dayung makanya kita membangun lokasi untuk lomba ini ‘ujar kepala sekolah SMA N 2 Bangkinang Drs M Latif Hasyim MM kepada rd di lokasi sampan dayung di belakang sekolah tersebut di Bangkinang (2/5).


Saat itu baru saja dilaksanakan uji coba penggunaan lokasi lomba dengan panjang 170 M dengan kedalam 1,8 Meter, sungai buatan tersebut dibangun bercabang dua pada ujungnya sehingga peserta akan lebih leluasa, sungai tersebut dibangun selama hampir satu bulan dengan menggunakan alat berat dan menggunakan anggaran sekolah.


Uji coba ini adalah lomba sampan antar siswa dan antar guru, para peserta terlihat semangat untuk berlomba, didiringi sorak sorai rekannya para peserta berusaha secapat mungkin untuk mendayung walaupun beberapa sampan akhirnya malah terbalik.


Latif menjelaskan, sekolahnya memang melaksanakan program plus bagi siswa, dalam artian siswa tidak hanya akan diberikan kemampuan akademik namun juga hal lain sesuai dengan bakat, untuk itu sekolah berusaha memberikan fasilitas untuk itu seperti labor untuk mereka yang bakat sains, lahan pertanian untuk bakat pertanian, TV untuk bakat pertelevisian dan Film, sanggar galigo untuk seni dan budaya serta fasilitas lainya


‘’Alhamdulillah semuanya memberikan prestasi yang menggembirakan seperti pertanian sudah berhasil dengan Jambu madunya yang juara tingkat nasional, robot buatan siswa sma 2 juga juara nasional, para kru Tv sudah bisa memproduksi film sendiri sanggar galigo sudah go internasional ke Malaysia dan Spura dan beberapa prestasi dibidang lainnya, dan sekarang bidang dayung kita yakin juga mampu ‘’ujarnya.


Awalnya membuat sungai buatan ditengah kota dianggap ide mustahil namun pihak sekolah tetap yakin dengan rencana itu dan akhirnya SMA N 2 Bangkinang satu satunay sekolah SMA yang memiliki sarana olahraga sampan dan dayung sendiri di Riau bahkan munkin juga di Indonesia.


2011 Riau Targetkan Rp 150 M untuk Jalan Pekanbaru-Bangkinang

*Setiap tahunnya Rp 450 M dana APBN Lost untuk Riau

Riau menargetkan untuk tahun 2010 yang akan datang Rp 150 M dikucurkan untuk penyelesaian pembangunan jalan dua jalur Pekanbaru-Bangkinang, ‘’Karena selain kebutuhan dana untuk pembangunan jalan itu sangat mendesak dan dana yang ada sebenarnya jatahnya ada ‘’ujar Anggota Komisi C DPRD Kampar H Aziz Zainal SH kepada rdh di Kampar Timur usai mengikuti reses (30/4).


Hal ini dijelaskan Aziz saat ditanya tentang permintaan masyarakat untk segera meggesa penmyelesaianJalan raya dua jalur Pekanbaru-Bangkinang, dan diakuinya hal ini akan berjalan sangat lamban kalau hanya dibantu dengan dana yang ada sekarang antara sharing pemrov Riau dan pemkab Kampar, tahun 2010 pemrov anggaran Rp 20 M. ‘’Kalau hanya ini saja maka entah kapan jalan itu selesai ‘’ujarnya. Untuk itu ditargetkan tahun 2011 setidaknya Rp 150 M harus dikucurkan untuk jalan ini.


Hal ini berani dikatakannya karena DPRD Riau menurutnya sudah melaksanakan hearing bersama Dirjen PU beberapa hari yang lalu dan ternyata dari hearing itu terungkap ternyata pusat melalui departemen PU tidak sepenuhnya memberikan dana alokasi pembangunan jalan dan jembatan kepada Riau dari APBN, karena dana yang dianggarkan sangat besar namun yang sampai kepada Riau sangat kecil. ‘’Ternyata dari APBN harusnya alokasi jalan dan jembatan untuk Riau sebesar Rp 700 juta sejak hampir 5 tahun yang lalu namun sayangnya yang sampai ke Riau hanya sekitar Rp 100 hingga Rp 200 M saja ‘’ujar , sisanya dialihkan ke propinsi lain.


Untuk itu tahun depan departemen PU sudah berjanji akan mengucurkan dana sesuai alokasi sehinggadengan itu akan bisa diperbesar anggaran untuk pembangunan jalan raya Pekanbaru-Bangkinang. ‘’Apalagi selama ini dana APBN belum ada maka itu adalah target yang wajar ‘’ujarnya. Komisi C DPR Riau menurutnya akan terus memperjuangkan ini (rdh)

13.210 Murid SD/MI Kampar akan Ikuti UASBN


setelah para pelajar tingkat SMP dan SMA yang mengikuti ujian nasional (UN) besok selasa (4/5) giliran murid Sekolah dasar (SD) sederajat yitu MI yang akan mengikuti ujian akhir untuk kelulusan. Ujian bagi murid SD ini adalah jian Akhir Sekolah Berstandar Nasional (UASBN), ‘’13.210 orang murid SD/MI di kabupaten kampar akan mengikuti ujian ini ‘’ujar Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Kadisdikpora) Kampar H Alfisyahri Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Kabid Dikdas) Hj Neneng Suryani kepada rdh (2/5).


Dijelaskannya ujian yang akan dilaksanakan selama tiga hari ini terhitung selasa, rabu kami ini murid akan diuji dalam materi bidang studi Bahasa Indonesia, bidang studi Matematikan dan bidang studi Ilmu Pengetahuan Alam (IPA).


Dari jumlah peserta UASBN SD/MI tersebut, dengan rincian laki-laki 6.787 murid dan 6.423 murid perempuan. "Jadi jumlah keseluruhan peserta UASBN tingkat Kabupaten Kampar 13.210 murid, dengan 882 ruangan terpakai saat ujian tersebut," ujar Neneng.


Pihaknya berharap para orangtua murid SD/MI yang bakal mengikuti UASBN agar mengulang kembali pelajaran yang telah diperoleh selama mengikuti pendidikan di sekolah. Pihaknya mengharapkan bimbingan agar anak bisa lulus dalam UASBN.

Selain itu Neneng mengingatkan, untuk peserta yang tidak lulus ujian tidak akan dilaksanakan ujian ulangan, berbeda dengan lulusan SMP atau SMA yang tidak lulus diberikan kesempatan untuk untuk mengulang kembali


‘’sementara bagi murid SD tidak ada ujian ulangan, yang ada hanyalah murid yang tidak mengikuti ujian karna sakit atau halangan diberi kesempatan ujian susulan pada tanggal 10-12 Mei ‘’ujarnya.


Untuk itu para orang tua dan guru diminta untuk mempersiapkan diri sebaik baiknya dalam menghadapi ujian ini (rdh)

Warga Kampar Di Rantau Diminta Bangun Kampar

Bupati Kampar Drs H Burhanuddin husin MM mengajak Ikatan Keluarga Dumai Kabupaten Kampar untuk dapat memberikan kontribusinya dalam proses pembangunan di Kabupaten Kampar, antara lain dengan memberikan pokok – pokok pikiran kepada Pemerintah Kabupaten Kampar, yang akan dijadikan sebagai bahan pertimbangan dalam mengambil kebijakan – kebijakan di Kabupaten Kampar. Selain itu juga dapat memberikan pemahaman kepada masyarakat Kampar untuk merobah pola pikir ( meandset ), untuk melakukan perobahan diberbagai bidang kehidupan masyarakat, di Kabupaten Kampar.


Hal tersebut disampaikan oleh Bupati Bupati Kampar Drs. H Burhanuddin Husin MM, dihadapan Warga masyarakat Dumai asal Kabupaten Kampar, ketika mengadakan silaturrahmi dengan Ikatan Keluarga Dumai Kabupaten Kampar ( IKDKK ) dengan Pemerintah kabupaten Kampar, Sabtu ( 1/5 ) di Pandopo Wali Kota Dumai, yang dihadiri oleh Wali Kota Dumai Zulkifli AS bersama Wakil Wali Kota Dumai Sunaryo, Asisten II Wali Kota Dumai dan Kabupaten Kampar beserta masyarakat Dumai asal Kabupaten Kampar.


Lebih lanjut Burahunuddin Husin mengatakan “ Saya sangat gembira sekali dapat datang ke kota Dumai ini, selain dapat betemu dengan warga masyarakat kabupaten Kampar yang berada di Dumai, dan juga dapat melihat dari dekat perkembangan kota Dumai yang sangat pesat sekali. Hal ini tidak terlepas dari peran H Zulkifli AS sebagai Wali Kota Dumai dan wakil Wakil Wali Kota Saudara Sunaryo bersama seluruh komponen masyarakat Kota Dumai dalam membangun kota Dumai yang begitu cepat sekali. Hal ini perlu menjadikan contoh bagi Kabupaten Kampar dalam pembangunan dimasa mendatang.


Burhanuddin Husin lebih lanjut mengatakan; bahwa persoalan yang dihadapai oleh Kabupaten Kampar dalam proses pembangunan, paling tidak terdapat dua persoalan yang paling krusial selain dari persoalan- persoalan yang ada, yakni persoalan kemiskinan dan Sumber Daya Manusia. Persoalan kemiskinan di Kabupaten Kampar, kalau dibandingkan pada tahun 2006, di Kabupaten Kampar terdapat 26% Keluarga miskin dari jumlah KK yang ada di Kabupaten Kampar dan tahun 2009 jumlah angka kemiskinan telah dapat diturunkan menjadi sekitar 17 % dari jumlah KK .


Lebih lanjut Burhanuddin Husin mengatakan; Persoalan kemiskinan khususnya di Kabupaten Kampar bukanlah disebabkan oleh struktur ekonomi, yang mana Kabupaten Kampar sangat kaya akan sumber daya alam serta potensi potensi lainnya yang dapat dikembangkan oleh masyarakat itu sendiri, akan tetapi kemiskinan banyak disebabkan oleh kultur / budaya masyarakat Kabupaten Kampar, yang kadangkala ingin menjadi kaya / mendapatkan uang secara instan ( cepat ). Oleh sebab itulah banyak lahan – lahan masyarakat yang bisa diolah / digarap oleh masyarakat itu sendiri, dijual kepada pihak – pihak lain bahkan kepada pihak luar Kabupaten Kampar. Hal ini tetu saja akan berdampak buruk bagi kelangsungan kehidupan masyarakat Kampar di kemudian hari.


Sedangkan persoalan SDM, di Kabupaten kampar saat ini dari jumlah penduduk hampir 50% yang tidak tamat Sekolah Dasar, dan 1,7% - 2% dari jumlah penduduk yang baru tamat Perguruan Tinggi ( Sarjana ). Dan Sarjana ini banyak didominasi oleh Sarjana Sosial seperti Sarjana Agama, Hukum, Ekonomi, Pendidikan dan lain sebagainya. Dan sedikit sekali yang sarjana eksakta yang banyak diperlukan dalam proses pembangunan di Kabupaten Kampar.


Menyinggung tentang Pemilukada Kotamadya Dumai yang akan berlangsung pada tanggal 3 Juni 2010 mendatang, Burhanuddin Husin menghararapkan kepada warga Kabupaten Kampar yang berada di Dumai, untuk dapat menykseskannya, serta dapat memilih calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota yang terbaik dan telah banyak berkarya untuk kemajuan kota Dumai .


Pada kesempatan tersebut Bupati Kampar, menyerahkan bantuan kepada warga masyarakat Kabupaten Kampar yang berada di kotamadya Dumai, berupa uang tunai sebesar Rp 20.000.000. ( dua puluh juta rupiah ) yang diterima langsung oleh Ketua Ikatan Keluarga Dumai Kabupaten Kampar ( IKDKK ) Ibrahim Lisuik. Bantuan tersebut dapat dipergunakan untuk biaya operasional organisasi IKDKK, untuk kemajuan dimasa mendatang. (rdh)

Warga Harus Sukseskan Sensus Penduduk

BANGKINANG (rdh) Bupati Kampar, Drs H Burhanuddin Husin, MM meminta seluruh elemen masyarakat Kabupaten Kampar untuk mendukung dan menyukseskan pelaksanaan Sensus Penduduk 2010 yang dilaksanakan dari tanggal, 1-31 Mei 2010, dengan cara memberikan data keterangan jati diri individu, keterangan rumah tangga dan keterangan kondisi tempat tingga kepada petugas Sensus Penduduk yang mendatangi setiap tempat tinggal penduduk diwilayah Kabupaten Kampar.

’’ Seluruh lapisan masyarakat diharapkan dapat memberikan data yang benar sesuai dengan kondisi yang ada, karena dari realitanya pencacahan oleh petugas Sensus Penduduk di rumah kediaman saya, ternyata rata-rata untuk setiap rumah tangga yang dicacah dibutuhkan waktu sekitar 30 menit.’’ujar Burhan saat menerima petugas sensus 2010 di rumah dinasnya di Bangkinang (1/5).

Petugas Sensus Penduduk 2010 dari BPS Kabupaten Kampar yang mendatangi rumah kediaman Bupati Kampar adalah Indah Pratiwi dan Elsa Kamelina yang didampingi pula oleh Kepala BPS Kabupaten Kampar, Rafdi, SST, Kasi Merilis BPS Kampar, Sumirat, SST, Kasi Sosial BPS Kampar, Tugiman dan Kasi Distribusi BPS Kampar, Novizon serta hadir pula Camat Bangkinang, H Sugianto, S.Sos serta Kepala Kelurahan Langgini, Adnan, S.Sos.

Waktu 30 menit menurut Burhan itu dapat diselesaikan bila kepala rumah tangga menguasai dan mengetahui data-data yang diminta petugas Sensus Penduduk. Dan untuk kelancaran pelaksanaan Sensus Penduduk 2010 saya juga menghimbau agar masing-masing Kepala Rumah Tangga mempersiapkan Kartu Keluarga (KK), KTP dan keterangan jati diri lainnya untuk memperlancar proses pencacahan oleh petugas Sensus.

Khusus kepada para petugas Sensus Penduduk 2010 yang melaksanakan tugas di wilayah Kabupaten Kampar, Burhanuddin Husin juga menghimbau agar petugas sensus melaksanakan tugas dengan baik dan dengan rasa penuh tanggungjawab, dan sabar karena manusia yang dihadapi dalam pelaksanaan Sensus Penduduk, dengan krakter yang berbeda. Sensus ini merupakan tugas yang berat yang harus dihadapi dengan penuh ketelitian, ketekunan dan kesabaran serta dengan batas waktu yang ditentukan yakni dari 1-31 Mei 2010 , mudah-mudahan tugas mulia tersebut dapat diselesaikan tepat waktu.

Kepada pihak-pihak pimpinan perusahaan besar, tepatnya diwilayah perkebunan kelapa sawit di Kabupaten Kampar diminta untuk membantu kelancaran pelaksanaan Sensus Penduduk. Realitanya diwilayah perkebunan, petugas Sensus Penduduk baru dapat melakukan tugasnya setelah karyawan atau petani kebun pulang dari wilayah tempat kerjanya pada sore hari. Artinya waktunya sangat terbatas.

Untuk itu saya menghimbau kepada seluruh jajaran manajemen perusahaan yang memperkerjakan ratusan bahkan ribuan karyawan agar menjadualkan secara bertahap bagi karyawannya untuk dicacah oleh petugas Sensus. Misalnya karyawan suatu perusahaan ada sekitar 500 orang, maka diharapkan pihak perusahaan dapat memberikan dispensasi bagi karyawan 50 orang per hari untuk dicacah petugas Sensus. Artinya dalam jangka waktu sepuluh hari seluruh karyawan telah siap dimintai keterangan oleh petugas Sensus Penduduk 2010.

Kepada jajaran pemerintahan Desa dan Kelurahan di Kabupaten Kampar yang lebih mengenal wilayahnya masing-masing agar memberikan dukungan penuh bagi suksesnya pelaksanaan Sensus Penduduk 2010 di Kabupaten Kampar. Sangat baik bila Kepala Desa dan Kepala Kelurahan serta staf dapat senantiasa mendampingi petugas Sensus Penduduk, sehingga akan lebih memperlancar tugas pencacahan yang dilakukan petugas Sensus Penduduk.

Kepada petugas Sensus Penduduk dari BPS Kabupaten Kampar, Burhanuddin Husin mengungkapkan bahwa ”Saya orang Kampar, punya KTP dan secara kebetulan berdomisili di Pekanbaru dan hal tersebut dibenarkan pula oleh Camat Bangkinang dan Kepala Kelurahan Langgini.

Kepala BPS Kabupaten Kampar, Rafdi, SST yang ditemui usai mendampingi petugas Sensus Penduduk 2010 yang melakukan pencacahan pertama tingkat Kabupaten Kampar di rumah kediaman Bupati Kampar menambahkan bahwa jumlah petugas Sensus Penduduk 2010 Kabupaten Kampar sebanyak 1.832 orang yang terdiri dari koordinator lapangan sebanyak 56 orang, koordinator tim sebanyak 444 orang dan petugas pencacah lapangan 1332 orang yang menyebar di 20 Kecamatan di Kabupaten Kampar.(rdh)

Design by Amanda @ Blogger Buster