Kamis, 22 April 2010

Kajari Kampar Periksa Saksi saksi Dugaan Korupsi di DPRD Kampar


Kasus Dugaan Korupsi yang menimpa DPRD Kampar dengan melibatkan Sewan Kampar non aktif saat ini sudah memasuki tahap pemeriksaan saksi saksi, pihak kejaksaan negeri sudah memanggil tiga orang saksi nantinya yang akan diberikan pertanyaan seputar adanya dugaan Surat Perintah Perjalanan Dinas (SPPD) fiktif anggota DPRD Kampar periode 2004-2009 ‘’kita sudah memanggil tiga orang saksi pada senin dan selasa kemarin ‘’ujar Kajari Kampar Suluh Dumani SH kepada rdh di Bangkinang (21/4).


Dijelaskan Suluh, pihaknya sudah mempunyai komitmen yang tinggi untuk menuntaskan kasus ini karena ini kalau terbukti tentunya merugikan daerah, untuk itu proses penyidikan tetap dilaksanakan dan saat ini sudah memasuki tahap pemanggilan saksi , pemanggilan saksi ini memang baru sebatas staf sekwan yang diduga terlibat dalam SPPD fiktif tersebut, dan nantinya kalau diperlukan tentu berujung juga kepada sekwan itu sendiri.dan ketika dintanya tentang adanya kemungkinan anggota DPRD juga akan dipanggil Suluh menjawab lihat hasil dari pemeriksaan saat ini ‘’Karena masih banyak yang akan kita pannggil untuk pemeriksaan ini, kita tidak mau gegabah ‘’ujarnya .


Pihaknya juga akan melakukan ekspos kepada TIM Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) yang rencananya akan dating hari ini (22/40 di Kajari Kampar, tentunya tidak hanya mengenai kasus ini namun juga yang lain.


Kasus dugaan SPPD fiktif ini sudah berlangsung cukup lama dengan adanya dugaan penerbitan SPPD fiktif selama periode 2004-2009, dalam kasus ini Sekwan DPRD Kampar JUnaidah SH MHUM dinonaktifkan (rdh)

Design by Amanda @ Blogger Buster