Senin, 19 April 2010

Remaja Harus Dididik dengan Nilai Keagamaan

Remaja adalah generasi muda harapan orang tua, agama, bangsa dan negara oleh sebab itu harus siap secara mental untuk bersaing dibidang ilmu pengetahuan & teknologi agar kedepan mempunyai jati diri sebagai generasi penerus bangsa. Demikian dikatakan Wakil Bupati Kampar selaku Ketua Komisi Penanggulangan AIDS Daerah Kabupaten Kampar, H Teguh Sahono SP dalam sambutan serta pembukaan kegiatan Sosialisasi dan Penyuluhan Pencegahan dan Penanggulangan HIV dan AIDS bagi Siswa/i SMA SMK di Aula SMP N 3 desa Petapahan Jaya Kecamatan Tapung 19/4.



Dijelaskan Teguh Sahono, selain itu nilai-nilai keislaman dan pendidikan harus ditingkatkan dengan sungguh-sungguh dengan demikian akan tercipta calon-calon pemimpin yang beriman dan bertaqwa, apalagi di era sekarang ini persaingan disegala bidang semakin ketat. Diharapkan melalui penyuluhan ini kita semua baik remaja terutama generasi muda secara bersama mengupayakan terwujudnya generasi yang sadar akan masa depannya yang penuh dengan pikiran positif dan pada akhirnya akan tercipta kemajuan, kreatifitas yang selama ini kita harapkan.


Untuk mewujudkan hal tersebut yang paling utama kesholehan personal para generasi muda yang kedua kesholehan sosial serta menjadi generasi yang tumbuh dan berkembang dan yang terakhir, meningkatkan akhlak diri agar semua ilmu dan tehnologi yang didapat bisa dikontribusikan kepada masyarakat dan dapat digunakan untuk kesejahteraan dilingkungan masing-masing


Berdasarkan data dari KPA provinsi Riau data kasus penderita AIDS di Kabupaten Kampar s/d Januarui 2010 sebesar 13 kasus, dengan demikian upaya untuk melindungi penduduk dari bahaya HIV/AIDS perlu ditingkatkan . Pemerintah Kabupaten Kampar telah melakukan berbagai upaya untuk melindungi penduduk dari bahaya HIV/AIDS khususnya remaja dan dewasa pada umumnya yang rentan akan HIV/AIDS.


Ketua Pelaksana, Idris Hasan yang juga selaku sekretaris KPAD Kabupaten Kampar mengatakan kegiatan ini beralngsung selama satu hari dengan peserta sebanyak 200 orang Siswa/i SLTA dan SMK se Kecamatan Tapung dan bertujuan untuk meningkat pemahaman dan kepedulian siswa/I SLTA dan Masyarakat terhadap HIV/AIDS sehingga mampu melindungi dirinya dari infeksi HIV serta siswa/i dapat terhindar dan menjauhi dari sirkulasi penyakit penularan HIV dan AIDS yang mematikan tersebut dan dapat menjadi inspirator antar siswa/i di sekolah masing-masing.


Hadir pada kesempatan itu Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar Herlyn Ramola yang diwakili oleh Dr Wira Dharma Camat Tapung, Drs Andhiar MSi besert Upika, majelis guru SMA dan SMK se Kecamatan Tapung serta anggota pengurus KPAD Kabupaten Kampar. (rdh)

Kampar Tetapkan Empa Desa Pelaksana P2WKSS


Pemerintah Kabupaten Kampar telah menetapkan empat desa di Kabupaten Kampar sebagai pelaksana Program Terpadu Peningkatan Peranan Wanita Menuju Keluarga Sehat dan Sejahtera (P2WKSS) pada tahun 2010. Penetapan empat desa sebagai pelaksana P2WKSS tersebut tertuang dalam surat keputusan Bupati Kampar Burhanuddin Husin.


Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana Nuraisyah melalui Kabid Pemberdayaan Perempuan Ambar Rustantini kepada Riau Mandiri, Senin (19/4). “Bupati telah tetapkan empat desa sebagai pelaksana P2WKSS,” ujarnya. Keempat desa tersebut yakni, Desa Sei Jalau Kecamatan Kampar Utara, Desa Talang Danto Kecamatan Tapung Hulu, Desa Sei petai Kecamatan Kampar Kiri Hilir dan desa Sipungguk Kecamatan Salo.


Dijelaskan Ambar bahwa P2WKSS ini merupakan salah satu program peningkatan peranan wanita dalam pembangunan, yang berupaya untuk mengembangkan sumber daya manusia, sumber daya alam dan lingkungan untuk mewujudkan dan mengembangkan keluarga sehat, sejahtera dan bahagia dalam rangka pembangunan masyarakat desa/kelurahan dengan perempuan sebagai penggeraknya.


Pembinaan kepada kelompok wnaita yang tergabung dalam P2WKSS ini akan dilakukan oleh lintas sektoral seperti dari Badan Ketahanan Pangan, Dinas Sosial dan Tenaga Kerja, Dinas Kesehatan, Keluarga Berencana, Kementrian Agama, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Koperasi dan UKM, TP-PKK, Forum PAUD, dan Bagian Kesra Setdakab Kampar.


Pembinaan kepada kelompok wanita ini telah mulai dilakukan secara bersamaan oleh dinas/instansi dengan cara menggerakkan kaum perempuan di desa yang telah ditetapkan tersebut. Pada akhirnya kelompok dan wanita yang jadi sasaran ini akan di nilai.

Kelompok atau perorangan yang keluar sebagai terbaik akan mewakili Kabupaten Kampar ditingkat Provinsi Riau. “Pengumuman akan dilakukan setelah program ini berjalan satu tahun yang nantinya akan diumumkan pada peringatan hari ibu 22 Desember tahun 2010,” ujar Ambar yang juga wakil ketua tim teknis pembina program desa terpadu P2WKSS.

Diuraikan Ambar, beberapa komponen yang dinilai diantaranya, kesetaraan dan keadilan gender, pemberantasan buta huruf dalam arti luas, penyuluhan pertanian, pemanfaatan lahan pekarangan dengan aneka usaha tani, penyelanggaraan taman gizi, imunisasi/vaksinasi, perintisan pemugaran rumah, penyuluhan serta pelaksanaan keluraga berencana dan kependudukan, swadaya dan gotong royong masyarakat desa.


Kemudian penataran, konsultasi dan penyuluhan kepada pedagang kecil/ekonomi lemah khusus perempuan, penyuluhan bidang pengkoperasian, peningkatan ketarampilan perempuan untuk menambah pendapatan keluarga, peningkatan peranan dan fungsi perempuan dibidang kesejahteraan sosial, peningakatan keterampilan perempuan di bidang industri kecil/rumah tangga dan komponen lainnya.


“Keberhasilan P2WKSS itu misalnya dapat dilihat, seperti, jumlah buta aksara di desa tersebut sebelum program ini dinilai dibandingkan dengan setelah program selesai, berkurang buta aksara atau tidak, atau berapa luas peningkatan pemanfataan lahan pekarangan dengan berbagai usaha tani, dari sini akan terlihat keberhasilannya,” jelas Ambar. (rdh)

Perusahaan Diminta Dirikan Kantor Perwakilan


Perusahaan yang beraktivitas di Kabupaten Kampar diminta untuk mendirikan kantor perwakilan di daerah ini, khususnya Kota Bangkinang. Hal ini berguna untuk memudahkan urusan masyarakat dan Pemkab Kampar dengan perusahaan tersebut.

Harapan ini disampaikan Ketua Lembaga Adat Kabupaten Kampar (LAK) terpilih Suhaili Husin Datuk Mudo kepada rdh Senin (19/4). "Tujuan pendirian kantor perwakilan perusahaan bidang perkebunan dan kehutanan di daerah ini agar memudahkan semua urusan, baik yang dilakukan masyarakat dan Pemkab Kampar dengan perusahaan yang beraktivitas di Kabupaten Kampar ini," ucapnya.


Datuk Mudo mengucapkan terima kasih kepada manajemen PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) yang telah membuat kantor perwakilan di Kota Bangkinang. Menurutnya, inilah cara yang baik bagi perusahaan untuk memudahkan urusan, baik dengan masyarakat dan Pemkab Kampar sendiri.

Selain memudahkan urusan masyarakat dan Pemkab Kampar, dengan adanya kantor perwakilan perusahaan di Kota Bangkinang akan ada multiplayer effect, yakni perputaran uang semakin bertambah dan pedagang memperoleh untung yang banyak.Dalam kesempatan itu, ia juga mengharapkan kepada Pemkab Kampar untuk memfasilitasi hadirnya kantor perwakilan perusahaan yang beraktivitas di kabupaten ini, dengan cara memusatkan kantor perwakilan perusahaan yang ada di satu tempat atau lahan di Kota Bangkinang ini. (rdh)


PNS Harus Bekeja mengharapkan ridho Allah

Seluruh Pegawai Negeri Sipil (PNS) dijajaran Pemerintah Daerah Kabupaten Kampar hendaknya dalam melaksanakan tugasnya secara baik disertai motivasi dalam bekerja guna sepenuhnya mengharap ridho Allah SWT. ’’Untuk mengharapkan ridho Allah ini dapat dilakukan dengan senatisa mengisi hati, mencerahkan hati, membina rohani melalui kegiatan wirid pengajian guna pencerahan, penyuburan rasa iman dan ketaqwaan kepada Allah SWT ’’ujar Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Kampar, DR H Mawardi Saleh, MA dalam paparan ceramahnya dihadapan seluruh PNS yang bertugas di Sekretariat Daerah Kabupaten Kampar pada kegiatan wirid pengajian setiap Jum’at di Mesjid Al-Muhajirin di kompleks kantor Bupati Kampar di Bangkinang (17/4).


Dipaparkan DR H Mawardi Saleh bahwa melalui kegiatan wirid pengajian disampaikan peringatan-peringatan Allah, dimana peringatan-peringatan tersebut sangat bermanfaat bagi orang-orang beriman. Sebab sesungguhnya apapun pekerjaan seorang muslim, disana sesungguhnya ada pesan-pesan Allah. ayat-ayat suci Al-Qur’annul Karim tidak hanya mengatur secara jelas hubungan dengan Allah, tetapi juga mengatur hubungan antar manusia dan seluruh aspek kehidupan manusia di dunia. Justru karenanya seorang muslim berkewajiban untuk saling mengingatkan agar saudaranya senantiasa mengingat Allah. Pekarjaan sebagai PNS adalah amanah dan idealnya semakin tinggi jabatan, semakin tinggi pula amal ibadah dan ketaqwaan PNS itu kepada Allah SWT.


Sedikitnya ada 6 (enam) ciri seorang PNS muslim; pertama PNS itu bekerja dengan motivasi mengharap ridho Allah dan bekerja meruapakan bagian dari amaliah. Kedua, pekerjaan yang dilakukan PNS itu tidak bertentangan dengan nilai-nilai agama. Nilai pekerjaan PNS itu akan dinilai pula oleh Allah secara lebih besar apabila manfaat dari pekerjaan itu lebih besar. Ketiga, PNS muslim mampu bekerja seoptimal mungkin, penuh semangat dan bekerja dengan penuh kecermatan.


Keempat, PNS muslim mampu bekerja dengan melakukan pekerjaan yang terbaik. Intinya seorang PNS muslim di dalam hatinya selalu bertekad bahwa pekerjaan saya hari ini harus lebih baik dari hari kemeren atau hari-hari sebelumnya. Kelima, PNS muslim menyadari sepenuhnya bahwa ketika ia bekerja seolah-olah dirinya dilihat Allah SWT. Keenam, PNS muslim yang baik senantiasa bekerja dengan bersungguh-sungguh dan mengerahkan seluruh kemampuannya sehingga hasilnya maksimal.Keenam PNS muslim selalu termotivasi dengan tuntutan untuk selalu bersaing dalam kebaikan dengan tidak melupakan perlunya kerjasama.


Dengan bekerja sebagai PNS sedikitnya terdapat lima peluang yakni pertama peluang untuk beribadah kepada Allah SWT, kedua peluang untuk memberi manfaat kepada orang lain, ketiga peluang untuk mengembangkan profesional diri, keempat peluang untuk mensejahterakan diri, keluarga dan orang lain secara seimbang dan keenam dengan bekerja sebagai PNS terbuka peluang untuk meningkatkan taqwa kepada Allah SWT, papar DR Mawardi Saleh, MA dalam ceramahnya yang mampu menggugah motivasi kerja PNS. (rdh)

Pansus LKPj Bupati Kampar Kecewa Paripurna Di Tunda.


Panitia Khusus (Pansus) pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Bupati Kampar kecewa terhadap Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Kabupaten Kampar yang di undang tidak hadir, tentunya ini sangat mengecewakan Pansus, padahal sebelum itu setiap Kepala SKPD sudah di surati agar hadir. Aturannya dalam pembahasan LKPj Bupati Kampar sudah harus selesai dan Paripurna hari ini, Jum'at (16/4) akan tetapi akibat mangkirnya kepala SKPD yang diundang maka terpaksa Paripurna LKPj Bupati Kampar di tunda dan Jadwalnya hari Selasa (20/4).


Ketua Pansus Miswar Pasai kepada rdh (18/4) menyatakan Seharusnya pembahasan LKPj Bupati Kampar hanya empat hari kerja aja sudah bisa rampung dan bisa langsung diparipurnakan. " Kita dari pansus sangat menyayangkan mangkirnya beberapa Kepala SKPD yang diundang, padahal sudah kita peringatkan berbagai upaya terus kita lakukan, tetapi ini tidak ada itikat baik dari mereka.


Rapat pembahasan LKPj Bupati Kampar Jum'at sampi malam hanya yang hadir yaitu Pagi dari Kepala BKD Kampar H.Jonsabri dan staf nya hadir, siang hingga sore hari Sekretariat Dewan DPRD Kampar Plt.Hj.Ramlah dan Stafnya, Kakan Satpol PP Kampar dan stafnya, Bagian Ortala Setda Kampar,mengenai mangkirnya Kepala SKPD tidak ada keterangan dan konfirmasi sama sekali," tegas Miswar dengan raut wajah keletihan.

Ditambahkan Sekretaris Pansus Pembahasan LKPj Bupati Kampar Triska Felly, sangat kecewa sekali dangan mangkirnya beberapa Kepala SKPD yang di undang, Rapat pembahasan tersebut di tunda akibat ulah kepala SKPD yang diundang.


" Kita dari Pansus terus terang saja sangat kecewa berat atas ketidakhadiran kepala Badan, Kantor, Dinas yang diundang, yang hadir jum'at malam hanya Kepala Inspektorat Kabupaten Kampar, padahal kita pansus bekerja tidak mengenal waktu seperti yang rekan-rekan wartawan lihat sampai malam kita bekerja, tidak juga mereka hargai,"kecam Felly

Felly juga menyampaikan, Mangkirnya Kepala SKPD membuat kinerja pansus tidak maksimal, dan tidak hanya itu saja diharapkan kepada pimpinan DPRD Kampar dan seluruh anggota pansus agar hadir dalam setiap rapat pembahasan LKPj Bupati Kampar, jadi kinerja pansus bisa cepat diselesaikan (rdh)


Raih Dana APBN : Distan Kampar Kembangkan Raphis Excelsa

Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Kampar untuk pertama kalinya akan mengembangkan tanaman hias jenis Raphis Excelsa dengan tujuan akhir produksi untuk komoditi eksport ke negara-negara Eropah, Asia Barat, Yaman, Irak, Belanda dan Jerman.


Pengembangan tanaman hias Raphis Excelsa tersebut dilakukan atas kerjasama Kementerian Pertanian RI, melalui dana APBN dari mata anggaran tugas pebantuan dan dana sharing APBD Kampar tahun 2010 melalui Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Kampar. Untuk tahap awal kegiatan pengembangan tanaman hias Raphis Excelsa tersebut dipusatkan di Kelompok Tani Sehati di Desa Pulau Birandang Kecamatan Kampar Timur pada areal seluas 3 Ha.



Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Kampar, Ir H Wesrizal Effendi, MM didampingi Kasi Hortikultura Distan Kampar, Ir Atmawijaya (17/4), menyatakan saat ini telah ditanam bibit tanaman hias Raphis Excelsa sebanyak 10.000 batang, tepatnya telah siap ditanam sejak tanggal, 8 April 2010.

Tanaman hias Raphis Excelsa yang dikenal juga dengan nama Palem gadis atau disebut juga Lady Farm oleh pihak Kementerian Pertanian RI dikembangkan di 3 Propinsi di Indonesia yakni Provinsi Riau, Sumatera Barat dan Provinsi Kepri. Di Provinsi Riau tanaman hias Raphis Excelsa dikembangkan di Kodya Pekanbaru dan Kabupaten Kampar.

Khusus untuk bibit tanaman hias Raphis Excelsa didapatkan dari exsportir “Raphis Excelsa” dari PT Agro Gemilang 21 Jabar dibawah pimpinan Direktur utama, Ir. H. Tatang Hadi. Untuk Kabupaten Kampar jumlah bibit Raphis Excelsa akan didatangkan secara bertahap sebanyak 120.000 batang.


Untuk pembelian bibit tanaman Raphis Excelsa sepenuhnya dibiayai dari dana APBN melalui rekening kelompok tani Sehati. Sedangkan untuk kegiatan penyediaan saprodi diluar bibit dan kegiatan pelatihan kelompok tani dibiayai dengan dana APBD Kampar tahun 2010.


Ditambahkan Wesrizal bahwa secara teknis tanaman hias Raphis Excelsa ditanam dengan jarak tanam 40x40Cm, memerlukan naungan karena tanaman Raphis Excelsa tidak tahan panas sinar matahari langsung dan secara teknis daya serap sinar matahari hanya sekitar 30%. Saat ini tanaman yang ditanam memakai sistem Paranet dengan penyiraman memakai sitem springkler.


Bibit tanaman Raphis Excelsa terdiri dari tiga jenis bibit yakni berupa anakan yang jumlahnya sekitar 20%, bibit remaja 60% dan bibit dewasa 20%. Lama pemeliharan terhitung sejak tanam sampai panen maksimal 1,5 tahun. Panen tanaman hias Raphis Excelsa berupa rangkaian Raphis Excelsa dalam polybag yang selanjutnya dimasukkan kedalam container, dibawa oleh eksportir untuk dijual ke luar negeri melalui pelabuhan laut Belawan-Medan-Sumatera Utara. Satu container berisi 32.000 batang tanaman Raphis Excelsa, dimana harganya saat ini berkisar antara Rp 250 juta sampai Rp 300 juta. Sedangkan keistimewaan tanaman hias Raphis Excelsa adalah merupakan tanaman yang melambangkan keindahan dunia bagi para penggemarnya, tanaman hias ini juga tahan pada suhu dingin dan merupakan tanaman yang dapat dipajang di dalam ruangan atau dikenal juga sebagai tanaman hias indoor.

Atmawijaya menambahkan hingga setakat ini tanaman Raphis Excelsa yang ditanam di areal Kelompok Tani Sehati yang diketuai oleh Suhaimi, SP dalam kondisi tumbuh normal sesuai standar. Artinya, tanaman hias ini secara agroklimat dan kondisi tanahnya cukup cocok untuk dikembangkan di Kabupaten Kampar. Diakui Atmawijaya, bahwa sebenarnya Kodya Pekanbaru telah melakukan exsport perdana tanaman hias Raphis Excelsa beberapa bulan lalu. (rdh)

DPRD Kampar Habiskan Rp 2 M untuk Study Banding


Hasilnya dinilai Nihil

Seringnya anggota DPRD Kampar melakukan study Banding ke berbagai daerah di Indonesia mulai dipertanyakan Elemen masyarakat, terutama hasil dari study banding yang sudah menghabiskan sedikitnya Rp1,92 miliar dana APBD Kabupaten Kampar tahun anggaran 2010, dari Januari hingga Maret.



Pertanyaan ini dilontarkan tokoh adat Kabupaten Kampar yang juga merupakan Ketua Lembaga Adat Kabupaten Kampar (LAK) Suhaili Husin Datuk Mudo kepada rdh beberapa yang lalu. Dinyatakannya, kepergian anggota Dewan yang berasal dari komisi-komisi DPRD tersebut, tidak terlihat adanya umpan balik dari stuban tersebut.



Hal ini dapat dibuktikan, sangat minimnya usulan-usulan inisiatif dari kalangan legislatif atas kebijkan-kebijakan yang dilaksanakan melalui program yang dibuat Pemkab Kampar.



"Kita lihat sendiri, DPRD Kampar hanya menerima saja, tidak ada usulan inisiatif, termasuk rancangan peraturan daerah (Ranperda) yang menyentuh langsung kepada masyarakat. Kalau seperti itu saya juga bisa," sebut Datuk Mudo seraya menambahkan, anggaran yang dipakai merupakan anggaran masyarat yang memilih mereka.



Untuk itu, ke depan ia mengharapkan kepada pemegang anggaran perjalanan dinas anggota Dewan Kampar, agar mempertimbangkan usulan-usulan yang disampaikan Dewan tersebut. Begitu juga kepada Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kampar dan Banggar Eksekutif juga disarankan agar mencoret anggaran-anggaran yang tidak penting, karena masih banyak keperluan anggaran untuk kepentingan lainnya, seperti infrastruktur dari desa ke ibukota kecamatan, bangunan sekolah dan peningkatan ekonomi masyarakat.


Datuk Mudo menambahkan, dalam pembahasan anggaran tersebut, dia meminta kepada banggar eksekutif dan legislatif lebih memprioritaskan hal tersebut. "Pengesahan anggaran jangan dikarenakan mengedepankan kepentingan eksekutif dan legislatif saja, tapi prioritaskanlah untuk kepentingan masyarakat banyak, dibandingkan kepentingan kelompok dan golongan," sarannya.


Ia melanjutkan, dengan hanya mengedepankan kepentingan dua lembaga tersebut, pihaknya mencurigai adanya permainan dalam pembahasan anggaran. Artinya, dua lembaga tersebut dinilai saling membutuhkan.



"Kalau untuk menghambur-hamburkan anggaran untuk kepentingan yang tidak ada hasilnya, itukan persekongkolan yang tidak baik. Tapi, saling membutuhkan dua lembaga tersebut bersatu untuk kepentingan masyarakat banyak, nah ini baik, saya pribadi dan masyarakat di Kabupaten Kampar akan memberikan acungan jempol kepada dua lembaga tersebut," tutur Datuk Mudo.



Disinggung tentang lemahnya kontrol masyarakat kepada dua lembaga tersebut. Datuk Mudo tidak bisa bicara banyak. Menurutnya, masing-masing orang memiliki kepentingan sendiri-sendiri.

"Kalau yang itu saya tidak tahulah. Tapi yang jelas, kita-kita ini memiliki kepentingan masing-masing. Jadi tak usahlah disebutkan disini. Yang jelas, yang bisa melakukan kritik dan saran kepada legislatif dan eksekutif adalah, orang yang tidak memiliki kepentingan apa-apa, dengan catatan konsisten menyampaikan kritikannya," ucapnya. (rdh)

Kurangi Pengangguran Kampar Bangun sekolah Kejuruan


Dalam rangka mengurangi angka pengangguran dan dalam upaya pengentasan kemiskinan di Kabupaten Kampar maka Pemda Kampar akan memberikan perhatian khusus terhadap keberadaan Sekolah Menegah Kejuruan (SMK). Bahkan Pemda Kampar dalam upaya meningkatkan keterampilan calon tenaga kerja dan sekaligus calon pengusaha juga telah mendirikan Politeknik yakni Politeknik Kampar di Kota Bangkinang. Saat ini keberadaan sekolah kejuruan itu telah ada di Kota Bangkinang, Tapung, Gunung Sahilan, XIII Koto Kampar dan beberapa SMK swasta lainnya.




Tamatan sekolah kejuruan dan tamatan Politeknik Kampar diharapkan tidak hanya mencari peluang kerja sebagai PNS, tetapi dengan bekal ilmu dan keahlian dibidangnya dapat memanfaatkan peluang kerja di dunia usaha dan dunia industri (dudi) yang ada di Kabupaten Kampar. Tetapi sebaiknya, akan lebih afdhol bila tamatan sekolah kejuruan dapat menjadi pengusaha sesuai keahliannya dan sekaligus mampu membuka lapangan pekerjaan di desa-desa sehingga angka pengangguran di desa-desa secara perlahan namun pasti dapat dikurangi.


Bupati Kampar, Burhanuddin Husin melalui Kabag Humas Setda Kampar, Nasruni, S.IP, M.Si kmenambahkan bahwa ungkapan tersebut dilontarkan secara lebih rinci oleh Bupati Kampar pada saat meresmikan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 XIII Koto Kampar di Desa Koto Tuo beberapa hari lalu.


Ditambahkan Nasruni, manfaat anak-anak disekolahkan disekolah kejuruan adalah melahirkan anak-anak didik yang mempunyai bidang ilmu keahlian yang dapat dijadikan bekal untuk masa depan anak-anak tersebut dan sekaligus dapat menggali potensi di desanya masing-masing, sehingga potensi yang ada dapat bernilai ekonomis.


Saatnya orang tua di Kabupaten Kampar melanjutkan pendidikan anak-anaknya sesuai dengan minat dan bakat anaknya masing-masing dan tidak perlu memaksakan kehendak untuk melanjutkan pendidikan anak-anaknya ke perguruan tinggi. Pemda Kampar mendukung sepenuhnya pendirian Sekolah Menengah Kejuruan di Kabupaten Kampar.


Keberadaan SMK Negeri 1 XIII Koto Kampar yang salah satu jurusan kejuruannya adalah Agribisnis Perikanan perlu didukung semua pihak karena Kementerian Perikanan dan Kalautan RI dan Pemprov Riau telah menunjuk Kabupaten Kampar sebagai sentra perikanan air tawar di Provinsi Riau. Justru karenanya diharapkan tamatan SMKN 1 XIII Koto Kampar akan memberikan peran nyata dalam mewujudkan Kabupaten Kampar sebagai sentra perikanan air tawar tersebut.


Khusus kepada anak didik yang masih mengikuti pendidikan di sekolah kejuruan diharapkan agar belajar dengan penuh kesungguhan dan mampu meningkatkan etos kerja, karena salah satu problema masyarakat saat ini adalah masih rendahnya etos kerja. Diwilayah pedesaan masih ditemukan adanya pengangguran tersembunyi.

Kedepan masyarakat Kampar harus mampu membicarakan kelemahan dan kelebihan masing-masing, baru membicarakan kelemahan orang lain. Bak menujuk kelemahan orang lain dengan satu telunjuk, yang sesungguhnya empat jari mengarah kepada diri sendiri. Kita sebut kesalahan orang satu, sesungguhnya kelemahan kita ada empat, ujar Nasruni, S.IP, M.Si. (rdh)

RAPP Silaturahmi dengan Media di Kampar


Untuk menjalin kerjasama yang baik antara media massa dengan perusahaan, maka Riau Andalan Pulp and Paper melakukan silaturahmi dengan para awak media massa yang ada di Kampar, dalam pertemuan itu Stakeholder RAPP Edy Yusuf juga menyatakan bahwa RAPP mempunyai komitmen untuk melaksanakan program CSR atau Community development (CD) bagi masyarakat disekitar wilayah perusahaan. ‘’Untuk itu kita membentuk officer CD disetiap kecamatan untuk bisa menampung aspirasi ‘’ujarnya

Dijelaskannya selama ini program CD yang sudah dilaksanakan RAPP antara lain program pengembangan SDM pertanian dengan melaksanakan sistim pertanian terpadu, program ini merupakan program latihan bagi para petani di lima kabupaten di Riau yaitu Kabupaten Pelalawan, kabupaten Siak, Kabupaten Kampar, Kabupaten Kuansing dan Kabupaten Meranti, para petani ini diberikan pelatihan untuk bisa mengembangkan pertanianya ‘’selain itu juga diberi pelatihan untuk pengembangan motivasi diri ‘’ujarnya.


Selain bidang pertanian RAPP juga melaksanakan CD dibidang kesehatan seperti pengobatan gratis, bidang pendidikan seperti pemberian beasiswa b agi sissa dari berbagai tingkatan, dan program keagamaan seperti pelatihan imam mesjid dan sebagainya.



Sementara itu Ass Media Relation Manager RAPP Salomo Sitohang menyatakan pertemuan silatuhrahmi yang dilaksanakan ini merupakan salah satu program dari RAPP untuk membina kerjasama dengan media massa, ‘’karena media adalah jenedela imformasi yang juga bisa menghubungkan antara perusahaan dengan masyarakat ‘’ujarnya.


Dengan adanya silaturahmi ini Salomo berharap masyarakat akan dapat menerima informasi yang tepat tentang RAPP dan RAPP juga dapat terjembatani dengan masyarakat karena media menurutnya jembatan penghubung antara lembaga dan masyarakat.


Sementara itu sekretaris PWI Kampar Martunus Rahmat menyatakan pihaknya menyambut baik kerjasama ini karena sebagai pemberita tentunya para wartawan juga memerlukan hubungan yang baik sehingga dapat memberikanm imformasi yang tepat dan benar. (rdh)



DPRD Minta Pemkab Berikan Perhatian pada kasus KDRT

Tingginya kasus Kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dan pencabulan terhadap anak membuat prihatin banyak pihak termasuk DPRD Kampar, anggota Komisi II DPRD Kampar Triska felly menyatakan pemerintah dan masyarakat harus bersama sama mengatasi masalah ini ‘’dan pemkab mempunyai tugas utama, salah satunya dengan membuat program yang lebih baik untuk mengurangi ini ‘’ujarnya di Bangkinang (16/4).



Triska dari PDI-P ini meminta dinas terkait dalam hal ini Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (BPPKB) Kabupaten Kampar untuk lebih serius, salah satunya dengan membuat program yang tepat, ‘’karena harus ada program yang sesuai dan kerjasama dengan banyak pihak ‘’ujarnya.


Selain itu Triska juga menanyakan tentang keberadaan komisi perlindungan anak Indonesia ((KPAID) Kampar yang sudah dihapuskan pemerintah, menurut Triska ini langkah yang kurang tepat karena KPAID adalah lembaga yang memantau dan mengawasi perlindungan terhadap anak, walaupun saat ini sudah ada dibentuk TP2A binaan BPPKB Kabupaten Kampar namun kinerjanya tetap tidak akan maksimal tanpa dibantu KPAID sebagai lembaga khusus yang mengurusi anak. ‘’Pemkab Kampar saya harapkan untuk memikirkan kembali pembentukan KPAID di kampar ‘’ujarnya.


Keberadaan KPAID menurutnya juga penting men gingat kasus kekerasan terhadap anak semakin banyak dan tidak semuanya dapat ditangani oleh pihak terkait dengan adanya KPAID setidaknya ada pencegahan dan sosialisasi akan berjalan dengan baik


Sementara untuk di DPRD Kampar sendiri Triska menyatakan siap membantu terutama dalam mendukung anggaran yang diajukan, menurutnya pemerintah harus meningkatkan anggaran untuk anak dan perempuan ini karena memang banyak persoalan yang harus ditangani.

Program yang diusulkan Triska adalah lembaga konsultasi untuk korban kekerasan Rumah tangga ini, lembaga yang akan memberikan advokasi bagi para korban, karena selama ini para korban terutama ibu rumah tangga malu dan takut untuk melapor, ini yang akan dibantu oleh lembaga ini(rdh)

26 April Hasil UN Tingkat SLTA Diumumkan

ccPara siswa SMA yang sudah mengikuti ujian akhir beberapa waktu yang lalu dalam waktu dekat akan mendapatkan hasilnya, karena rencananya hasil ujian akan diumumkan pada tanggal 26 april mendatang. Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Kadisdikpora) Kabupaten Kampar H Alfisyahri melalui Kepala Bidang Pendidikan Menengah (Kabid Dikmen) Disdikpora Kampar H Syamsu Kamar (16/4) menyatakan pengumuman itu akan disampaikan secara serentak



Pengumuman hasil ini menurutnya berdasarkan kepada instruksi pemerintah dan saat ini panitia masih memeriksa ujian, Pengumuman dilakukan di sekolah masing-masing, dinas hanya mendistribusikan hasil tersebut ke sekolah-sekolah setelah menerima dari LPMP


Dan bagi siswa yang tidak lulus menurutnya tetap akan diberikan kesempat untuk mengikuti ujian susulan, berdasarkan Kemendiknas RI siswa tersebut diberi kesempuatan untuk mengikuti ujian susulan pada 10, 11, 12 dan 14 Mei mendatang.


"Siswa yang tidak lulus saat pengumuman 26 April, masih diberikan kesempatan untuk memperbaikinya kembali, dengan mengikuti ujian susulan sesuai tanggal yang sudah ditetapkan. Ujian dilaksanakan di sekolah masing-masing dengan pengawas subsidi silang," ungkap Syamsu.


Dikabupaten Kampar sendiri UN tingkat SMA, SMK dan SMA LB di Kabupaten Kampar diikuti 6.663 siswa. Dengan rincian 4.398 siswa, SMK sebanyak 1.401 siswa, MA sebanyak 829 siswa dan SMA Luar Biasa sebanyak 5 siswa.


‘’Kita berharapsemua siswa ini dapat lulus sehingga tidak perlu ikut ujian susulan, namun bagi yang tidak lulus masih ada kesempatan untuk mengulang kembali ‘’ujarnya (rdh)

Nokia Peduli Pendidikan, Pertanian, Hiburan

Ponsel Nokia mempunyai program terbaru dengan tipe Ponsel N-2323, N-2330, N-2700 dengan fitur terbaru yang peduli akan informasi dengan bisa langsung mengakses lewat program yang isi langsung berkaitan dengan program peduli pendidikan , pertanian, hiburan di akses melalui Ponsel Nokia Life Tools yang terbaru ini sesuai dengan motto " Gunakan Nokia Life Tools untuk kehidupan lebih baik ".

Hal ini disampikan Area Koodinator ( Arko ) Wilayah Riau Ahmad Sulaiman yang ditemui wartawan di Bangkinang. Nokia ini sebenarnya sudah lama louncing di jakarta, khususnya wilayah Riau yang akan dikunjungi ada Tiga Kabupaten dan Kota.



" Kita mulai turun ke Riau yaitu tanggal 15 maret hingga 17 April, sedangkan Kabupaten yang dikunjungi ada tiga yaitu Pekanbaru, Siak, Kampar. Ini menjadi target dari perusahaan, untuk media yang kita gunakan ada spanduk, player, media radio," ujar Sulaiman.



Tim yang diturunkan berjumlah sepuluh orang yang terdiri dari Sales Promotion Girl ( SPG) dan Tim dari Pekanbaru sendiri. " Informasi yang di dapat dari ponsel terbaru produk Nokia yang sedang kita pasarkan ini adalah berisi dan bisa diakses ada program informasi tentang pendidikan contohnya, kita bisa mengakses kamus, bahan soal ujian. Informasi pertanian ada perkiraan cuaca, pokoknya yang menyangkut pertanian bisa diakses juga. sedangkan Hiburan kita bisa mengakses film, musik up date," terang Arko bagian wilayah Riau.



Target pemasaran terpokus pada lima kota salah satunya Riau, dan untuk wilayah Kabupaten Kampar sendiri tanggal 14-17 April, untuk Kabupaten Kampar sendiri sudah yang sudah dikunjungi Pasar Inpres Bangkinang, dan stand by di depan Bank BNI Jalan Ali Rasyid khusus untuk hari ini sampai jam 21.00 langsung berangkat ke Pekanbaru. Di Bangkinang sendiri sudah ada yang terjual. (rdh)



Warga Desak Pemkab Tertibkan Galian C


*Satpol PP rusak Pos


Puluhan pemuda desa Muara Uwai, Kecamatan Bangkinang Seberang menghentikan aktifitas galian c ilegal. Penghentian tersebut dilakukan pemuda desa karena usaha galian c tersebut tidak memiliki izin dan terlebih lagi aktifitas galian c tersebut sudah merusak lingkungan.



''Keberadaan galian c di desa ini sejak awal sudah ditentang oleh masyarakat. Sebab masyarakat sudsh memperkirakana kerusakan yang akan di akibatkan oleh kegiatan tersebut. Namun, usaha tersebut tetap dijalankan karena perusahaan tersbut berjanji akan mengurus perizinan'', ungkap anggota Badan Pemberdayaan Desa Firdaus dilokasim(16/4).


Dikatakannya, selama ini masyarakat sudah memberikan peluang pada perusahaantersebut melakukan kegiatan galian c, dengan harapan perusahaan akan mengurus izin kegiatan. Namun setelah berjalan selama tiga bulan, pihak pengusaha tidak juga mengurus izinnya.



''Pihak perusahaan juga menjanjikan akan memberikan kontribusi pada masyarakat dengan memberikan insentif sebesar Rp 30 ribu permobil. Namun komitmen tersebut justru tidak juga di realisasikan. Makanya masyarakat semakin berang,'' tukasnya.




Ditambahkan Firdaus, selain melanggar komitmen untuk memberikan kontribusi, pihak perusahaan juga tidak menutup kembali lobang yang dibuat. Justru lobang dibiarkan terbuka sehingga membentuk danau.


''Lobang-lobang tersebut saat ini sudah menjadi danau-danau kecil.keberadaannya juga sangat membahayakan anak-anak yang bermain di area tersebut.''terangnya. Sementara itu Kades Muara Uwai Kamaruddin mengungkapkan, keberadaan galian c tersebut sejauh ini memang sudah sangt meresahkan. Aparat desa juga sudah beberapakali mendesak pihak perusahaan untuk mengurus perizinan.


''Kita juga sudah beberapakali meminta agar perusahaan untuk mengurus perizinannya, ujarnya singkat.


Kemarahan puluhan pemuda yang menghentikan kegiatan galian c tersebut bermula dari pengerusakan pos retribusi yang didirikan pemuda. Keberadaan pos retribusi tersebut telah diakui oleh pemuda dan mendapat izin dari aparat desa. Namun belum sempat pos tersebut berjlan lama, rabu malam sekira pukul 11 satpol pp menghancurkannya. Lebih parah lagi pengerusakan tersebut juga tanpa adanya surat perintah.



''Kami sangat mengecam tindakan dari stpol pp yang berbuat anrkis. Seharusnya mereka melakukan dialog terlebih dahulu sebalum bertindak. Apalagi pengerusakan tersebut juga tanpa surat perintah yang jelas, ujar salah wakil ketua pemuda muara uwai,


Dikatakannya, saat pengerusakan berlangsung satpol pp juga melakukan tindakan yang bisa dikatakan melanggar hak azazi manusia. Sebab salah seorang pemuda yang yang berada dipos tersebut langsung di tangkap dan dinaikkan kedalam mobil.



''Apa yang dilakukan satpol pp tidak hanay anarkis, tetapo juga sudah mengarah pada pelanggaran HAM. Tanpa perintah yang jelas mereka menangkap pemuda dan menaikkan ke atas mobil'', terangnya. Ungkapan wakil ketua pemuda muara uwai tersebut di amini oleh salah satu pemuda yang menjadi korban keberingasan satpol pp. Dikatakannya, saat itu dirinya langsung di naikkan ke atas mobil tanpa adanya surat perintah yang jelas. (rdh)



Design by Amanda @ Blogger Buster