Jumat, 16 April 2010

Kebutuhan Darah Meningkat Tajam di Kampar


Dalam tahun 2010 ini, kebutuhan darah dari rumah sakit yang ada di Kabupaten Kampar meningkat tajam, hal itu tidak berimbang dengan masih rendahnya motivasi masyarakat dalam mendonorkan darahnya.


Demikian diungkapkan Ketua PMI Kabupaten Kampar yang juga Sekda Kampar Drs H Zulher MS, Kamis (15/4), pada kegiatan donor darah dan pengobatan massal di Perumahan Mustamindo, Dusun III, Desa Rimbo Panjang, Kecamatan Tambang,

Hadir dalam kesempatan tersebut, seluruh pengurus PMI Kabupaten dan seluruh ketua PMI Kecamatan, camat Tambang Asmansyah, kapolsek, Kepala Puskesmas drg Helda Munir, dan ratusan warga serta mahasiswa KKN Unri dengan donor darah yang diawali oleh Kapolsek Tambang .

Dalam bhakti sosial kerjsama antara PMI dengan Desa Rimbo Panjang dan mahasiwa KKN Unri tersebut, Zulher menyebutkan bahwa saat ini persediaan darah di Kampar boleh dikatakan masih jauh dari kebutuhan, bahkan hanya tersedia 60% dari kebutuhan setiap bulannya.

Hal itu menurut Sekda, disebabkan masih rendahnya kesadaran masyarakat untuk mendonor darahnya. ‘’Yang memerlukan darah tidak terbatas pada umur atau jenis penyakity yang diderita, namun disisi lain, yang bisa mendonorkan darah dibatasi umur, bahkan berat badan, hingga tingkat kesehatannya,’’ ujar Zulher.

Untuk itu, menurut ketua PMI ini, PMI Kabupaten Kampar ditahun 2010 ini semakin gencar melaksanakan kampanye donor darah dengan menggerakan seluiruh PMI Kecamatan menggalang relawan donor di daerah masing-masing sehingga diharapkan ke depan kebutuhan darah di Kampar dapat dipenuhi minimal 85 persen dari kebutuhan..


Zulher juga menyebutka kegiatan bhakti sosial dan donor darah ini juga dijadikan sebagai moment untuk bersilaturrahmi dengan keluarga dan masyarakat serta menyerap aspirasi yang akan dijadikan bahan pertimbangan dalam penyusunan program pembangunan di Kampar.
Sementara itu, sebelumnya, Kepala Desa Rimbo panjang Zalka Putra menyebuykan bahwa kegiatan bhakti sosial pengobatan massal ini merupakan rahmat bagi masyarakatnya, sedangkan kegiatan donor darajh adalah bentuk dari dukungan masyarakat Rimbo Panjang kepada PMI Kabupaten Kampar untuk menolong masyarakat yang memerlukan darah.


‘’Kami menyadari dan memahami betapa besarnya permintaan darah ke PMI Kabupaten Kampar, begitu pula dengan masyarakat kami yang tidak jarang harus meminta bantuan darah kepada PMI kampar, maka dengan kegiatan ini, kami bertekad akan menjadikan kegiatan donor darah sebagai kegiatan rutin di desa kami,’’ ujar kades.


Kades juga menyebutkan bahwa kegiatan pengobatan missal ini, selain mendapat dukungan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar melalui Puskeksmas Tambang, juga mendapat bantuan obat-obatan dari Dinas Kesehatan Provinsi Riau (rdh)

Design by Amanda @ Blogger Buster