Senin, 12 April 2010

Nonton Eksekusi

Warga Bangkinang menonton eksekusi dua ruko di M Yamin Bangkinang

CPNS Kampar Diminta Pungli SK sebesar Rp 50 hingga Rp 200 orang


*Sebagai uang terimakasih dan senang hati


BANGKINANG (rdh) pembagian SK calon pegawai negeri sipil daerah (CPNSD) yang diserahkan oleh Bupati Kampar sabtu yang lalu (94) yang lalu menyisakan kabar tak sedap, ternyata setiap CPNS yang menerima SK tersebut diminta biaya sebesar antara Rp 50 ribu hingga Rp 200 ribu/orang Biaya ini diminta oleh oknum BAKD Kampar; katanya itu untuk biaya adminsitrasi dan kita diminta membayar sebelum Sk tersebut diserahkan karena pada saat penyerahan di aula bupati hanya simbolis saja ujar salah seorang CPNS kepada Riaupos di Bangkinang (10//4).


Dan ini ternyata tidak hanya pada satu atau dua orang saja namun juga hampir semua penerina SK CPNS tersebut, sayangnya para CPNS ini tidak dapat berbuat apa apa karena kalau mereka menolak tentu saja akan membuat pengurusan SK mereka akan dipersulit :jadi menerima sajalah lagi ujarnya.


Kepala BAKD Kampar Drs Jhon Sabri ketika dikomfirmasi rdh (12/4) membantah adanya pungutan tersebut, menurutnya tidak ada pungutan sama sekali karena pemerintah sudah menegaskan bahwa CPNS tidak akan dipungut biaya untuk SK mereka ‘’namun kalau ada yang memberikan ucapan terimakasih maka itu suatu hal yang lain ‘’ujarnya.



Namun ia juga menegaskan kalau ada anak buahnya yang melakukan itu dan menghambat SK CPNS maka ia akan menindak tegas. ‘’Itu tidak benar , ‘’ujarnya lagi. Jhon meminta agar rdh mengkomfirmasi kepada kasubdin Pengadaan dan mutasi sebagai pelaksanaan pembagian SK CPNS tersebut.



Kasubdin pengadaan dan mutasi BAKD Kampar Edi Herman menyatakan kalau yang namanya pungutan apalagi dengan jumlah yang ditentukan itu tidak ada sama sekali, karena tidak ada instruksi atau perintah untuk itu apalagi itu juga tidak dibenarkan. ‘’Hanya saja memang ada yang memberikan uang namun itu sebagai ucapan terimakasih karena mereka lagi senang SK nya sudah keluar , dan kalau diberikan maka tidak mungkin pula ditolak ‘’ujarnya.



Dan jumlah uangh terimakasih itu bervariasi, ada yang membayar Rp 10 ribu ada yang membayar Rp 20 ribu bahkan ada yang lebih namun ada juga yang tidak membayuar samasekali dan itu tidak dipersoalkan. Dan uang yang dikumpulkan tersebut digunakan untuk keperluan acara penyerahan SK secara simbolis karena kegiatan penyerahan SK itu sendiri tidak dianggarkan dalam DPA dan kegiatan dinas. ‘’Uangnya digunakan untuk acara itu dan jumlahnya tidak sampai puluhan juta hanya sekitar delapan juta saja ‘’jelasnya.


Edi menegaskan pihaknya tidak akan munkin menetapkan adanya bayaran untuk SK hanya saja kadang para CPNS sendiri yang memulai memberikan uang dan ketika dilihat para CPNS lain akhirnya diikuti dan banyak CPNS yang melakukan uang terimakasih ini.

Bupati Kampar Drs H Burhanuddin MM ketika dikomfirmasi rdh mengenai hal itu minggu (114) menyatakan akan menindak tegas siapapun pegawai BAKD yang melakukan hal tersebut, karena itu akan mencoreng institusinya. ‘’ Namun kita tidak dapat menuduh itu BAKD namun oknum BAKD ‘’ ujar Burhan.


Burhan juga menegaskan bahwa tidak ada intruksi, perintah atau apapun namnya bahkan izin untuk melakukan pemungutan terhadap pembagian SK, karena untuk menerima SK CPNS tersebut tidak dipungut bayaran apapun.


Burhan menyataan sebagai Bupati ia akan memberikan sanksi yang tegas kepada oknum BAKD yang menerima atau meminta pungutan tersebut hanya saja ini baru bisa dilaksanakan kalau ada laporan dari CPNS tersebut ‘’saya minta CPNS itu tolong datang kesaya, sampaikan nama pegawai BAKD yang meminta dan datang juga dengan saksi beberapa orang yang membayar uang tersebut, saya ingin semuanya bekerja sama sehingga tidak bicara dibelakang saja’’ ujarnya geram.


Burhan juga menegaskan akan melindungi CPNS yang menyampaikan data tersebut dan tidak akan mempersulitnya, Burhan juga menjanjikan jika ada yang mempersulit CPNS tersebut dikemudian hari tentunya akan mendapat sanksi yang lebih besar lagi. ‘’ Karena saya juga tidak mau pemkab Kampar dikaitkan dengan pungli ini karena ini hanyalah oknum bukan lembaganya’’ ujarnya lagi


Jumlah CPNS yang diserahkan SK tersebut sebanyak 374 orang dengan rincian :. Sekdes yang diangkat menjadi PNS tahap ke tiga berjumlah 34 orang dan 338 orang dari pelamar umum terdiri dari 189 tenaga guru, 75 orang tenaga kesehatan, dan 74 orang tenaga teknis,seadangkan satu orang masih dalam proses administrasi (rdh)

PN Eksekusi Dua Ruko di M Yamin Bangkinang



*Eksekusi berlangsung dalam suasana Histeris


BANGKINANG (rdh) Pengadilan Negeri (PN) Jalan M Yamin Bangkinang kemarin senin (12/4) menjadi macet total dan pengendara terpaksa dialihkan ke Jl DT Tabano, kemacetan ini disebabkan adanya eksekusi oleh Pengadilan Negeri Bangkinang terhadap dua unit ruko dijalan tersebut, eksekusi ditengah terik matahri tersebut juga berlangsung ditengah teriakan histeris penghuni ruko yang menolak untuk keluar dari Ruko.



Perintah eksekusi nomor nomor: W4.U7/491/HT.10.01/III/2010 merupakan perintah eksekusi kedua atas dpenuhinya gugatan Hj Suryawati Makmur terhadap Kartini CS atas kepemilikan ruko tersebut, luas lahan yang dieksekusi adalah 1 X 31 M dari bibir jalan M Yamin, sementara itu Eti panggilan Suryawati Makmur masih bersaudara dengan Kartini keluarganya, dulunya orang tua Eti saudara dari orang tua Hj Eva yaitu Kartini bersaudara, sayangnya ketika para orang tua itu sudah meninggal maka ruko menjadi rebutan dan masing masing pihak menyatakan kliam kepemilikan, namun setelah melalui siding yang sangat panjang sejak tahun 2003 hingga tahun 2006 pengadilan hingga ke MA mengabulkan gugatan Eti dan tahun 2010 eksekusipun dilaksanakan.


Pada awal eksekusi keluarga ketiga tergugat yaitu keluarga Kartini, Keluarga Roslina dan Bustami mencoba menghalang-halangi, beberapa anaknya histiris, dan pihak aparat keamananpun akhirnya mencoba memediasi dan dibantu kuasa hukum akhirnya para wahliw aris dari ketiga saudara ini mengizinkan dengan syarat tidak semua bangunan.


Perwakilan ketiga keluarga Hj Eva, akmal dan Sukemi didampingi kuasa hukumnya Riadi Asra Rahmad SH MH menyatakan mereka tidak bisa menerima eksekusi ini, hanya saja demi menghormati putusan MA dan hokum maka mereka biarkan ruko ini dieksekusi ‘’Namun kami akan melanjutkan ini ke hokum, salah satunya dengan mempidanakan surat hibah tanah yang digunakan untuk mengambil tanah ini ‘’ujarnya.


Dijelaskannya, pengadilan memberikan tanah ini kepada tergugat berdasarkan surat hibah yang dibuat April 1984 padahal sang kakek D Bandaro Sati yang memberikan tanah itu kepada orang tua Hj Eti sudah meninggal pada Januari 1984 sehingga hibah itu tidak sah. Kami akan tetap membawa kasus ini ke hokum ‘’ujarnya



Sementara itu dari pihak penggugat Hj Suryawarti Makmur didampingi kuasa hukumnya Boy Gunawan SH saat dikomfirmasi (12/4) menyatakan kepuasannya akan terlaksananya eksekusi tersebut, karena ini berarti permohonanya sebagai ahli waris yang sah dari pemilik tanah sebelumnya yaitu Ibu kandung Eti dan anak H Makmur, apalagi ini merupakan eksekusi yang kedua. ‘’Sidang ini sudah ditunda selama sebulan dan Alhamdulillah sudah terlaksana, artinya kebenaran sudah dibuktikan, karena kasus ini mulai disidangkan pertama tahun 2003 dan tahun 2006 putusan dari Mahkamah agung dan baru tahun 2010 dieksekusi ‘’ujarnya.




Dijelaskannya, perintah eksekusi pertama seharusnya pada hari Kamis tanggal 25 Februari 2010 yang lalu berdasarkan surat perintah eksekusi nomor : W4.U7/301/HT.10.01/II/2010 yang meminta agar pihak tergugat untuk meninggalkan ruko tersebut, namun saat itu dua diantaranya yaitu Ny Eka dan Sukemi datang ke pengadilan untuk meminta ditundanya eksekusi selama seminggu dengan perjanjian pertama mereka tidak akan menguasai tanah tersebut, kedua akan mengosongkan dan ketiga tidak akan memperkarakan, namun ternyata ditunggu hingga seminggu mereka tidak melaksanakan janji tersebut bahkan hingga satu bulan dan akhirnya menurutnya Suryawarti menemui kembali pengadilan dan akhirnya eksekusi dilaksanakan dengan surat nomor: W4.U7/491/HT.10.01/III/2010




Adanya rencana tergugat untuk mempidanakan masalah surat hibah tanah ditanggapi Suryawarti dengan santai, karena menurutnya yang mengeluarkan surat hibah tersebut adalah Camat Bangkinang tersebut yaitu Akmam Adiputra, saat itu surat hibah dibuat oleh disaat kakeknya masih hidup hanya saja karena administrasi di kecamatan sehingga membuat surat lambat ditanda tangani sehingga kakeknya sipemberi hibah meninggal ‘’Dan saya punya saksi dan semuanya sudah membenarkan dipengadilan sehingga tidak perlu ditakutkan karena kami memang punya bukti dan pemilik yang sah ‘’ujarnya. Ia juga menambahkan bahwa para tergugat tidak memiliki IMB dan surat suret tanah yang lainnya.


Sementara itu jurusita dari Pengadilan Negeri Bangkinang Baharuddin SH kepada Riaupos (12/4) menyatakan proses eksekusi ini sudah dilaksanakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku (rdh)

Untuk Otomotif Kampar Benar benar Sudah Siap untuk PON 2012


BANGKINANG (rdh) Bupati Kampar Drs H burhanuddin Husin MM menyatakan untuk olahraga otomotif Kampar benar-benar sudah siap melaksanakan PON 2012 nanti, karena berdasrkan pelaksanaan kejurnas motorprix region I Sumatra Kampar sudah membuktikan baha Kampar sudah benar-benar dapat melaksanakannya dengan baik.: Hari ini kita lihat pembuktian sebagai langkah awal Kampar sudah dapat dan sukses melaksanakan kejuaraan untuk tingkat nasional ujarnya kepada Riaupos di bangkinang (11) disela sela mengikuti kegiataan raodrace kejurnas motorprix region I Sumatra Kampar yang dilaksnkn di main ring road di gerbang kantor Bupati kampar di bangkinang (114) yang lalu



Burhan yang juga bersama dengan Muspida yatu Kapolres Kampar AKBP MZ Muttaqien dan Ka PN Kampar Dimyati menyatakan ini suatu pembuktian kepada pusat bahwa Kampar sudah benr benr siap untuk menjadi tuan rumah dalam PON mendatang, dan sat ini Kampar hanya menunggu grand disain apa saja untuk pelaksanan PON tersebut kita sudah menyiapkan semuanya sekarang hanya menunggu saja dari pusat seperti apa nantinya yang dibutuhkan untuk pelaksanan PON tersebut ujarnya.



Burhan menyatakan selain sarana kepanitiaan dan SDM Kampar dalam bidang otomotif ini juga sudah siap dibuktikn dengan mampunya Kampar menggelar kegiatan kejurnas tersebut walaupun dilaksnakan di sirkuit yang bukan permanen. ;;Kalau memang ini bisa ditingkatkan maka tidak tertutup kemungkinan Kampar akan membangun sirkuit nantinya ujarnya.



Sementara itu sekretaris panitia kejurnas Asnin Pardomuan menyatakan lega karena acara ini berjalan sukses, terctat 297 peserta dari propinsi yag ada di Sumatra dan dari 12 kelas mengikuti kegiatan tersebut, kegiatan ini sendiri sudah dimulai sejak sabtu (104) yang lalu namun pembukaan secara resmi baru dilaksankan pada hari minggu.


Asnin juga menyatakn senang dengan dukungan banyak pihak termasuk warga Kampar yang hadir menyaksikan acara tersebut karena setidaknya ada 10 ribu masyarkat yang menyaksikan acara tersebut ;; dalam artian kedepan kita sudah siap untuk melksanaka kejuaraan yang lebih besar lagi ujarnya (rdh)

Banyak yang Bodong, warga diimbau hati hati beli kendaraan

*Termasuk ParKer Kendaraan sudah tidak aman


BANGKINANG (rdh) banyaknya kendaraan bermotor yang tidak mempunyai surat-surat kendaraan alais bodong yang berada di kabupaten Kampar saat ini, maka pihak kepolisian Kampar mengimbau agar masyarakat berhati-hati dalam membeli kendaraan roda dua maupun roda empat. :jangan sampai masyaraat tertipu dengan adanya kendaraan bodong ini ujar kapolres Kampar AKBP MZ muttaqien SH SIK MAP melalui Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasatlantas) Polres Kampar AKP Dedi Natta kepada Riaupos di Banginang (11/4).



Dijelaskan Dedi, dari beberapa kali razia yang dilakukan ternyata banyak ditemukan kendaraan yang sama sekali tidak memiliki surat.


Dan tentu saja dalam masalah kendaraan yang tidak mempunyai surat-surat sama sekali, yang paling banyak dirugikan adalah para pembeli kendaraan tersebut, karena telah salah membeli kendaraan yang murah, tetapi kenyataannya adalah kendaraan curian. Banyak di temukan kendaraan baik roda dua maupun mobil yang berasal dari pencurian dan pengelapan.


“Maka dari itu kita menyarankan kepada masyarakat dalam membeli suatu kendaraan kepada seorang yang menawarkan kendaraan murah. Periksa dulu kelengkapan surat-suratnya. Sebab, jika salah membeli, yang akan terkena dampaknya adalah pembeli," sebutnya.



Selain itu dedi juga menyatakan sat ini pencurian dan pengelapan sering terjadi bukan hanya di Polres Kampar, akan tetapi umumnya wilayah kerja Polda Riau, mkanya diperlukan sebelum melakukan transaksi terlebih dahulu melakukan croscek terhadap kendaraan yang akan dibeli.



" Kita menghimbau agar tidak sembarangan dalam membeli kendaraan yang berasal dari luar daerah misalnya Jakarta, Bandung, Kalimantan, serta beberapa daerah lainnya. Kita bersedia untuk membantu melakukan uji dan Croscek terhadap kendaraan yang akan dibeli masyarakat khususnya di Kabupaten Kampar," kata Deddy (rdh)

Design by Amanda @ Blogger Buster