Jumat, 09 April 2010

Kampar siap sukseskan PON XVIII tahun 2012

BANGKINANG (rdh ) Bupati Kampar Drs.H.Burhanuddin Husin.MM bertekad untuk menyukseskan pelaksanaaan Pekan Olah raga Nasional yang akan berlangsung di Propinsi tahun 2012 yang akan dating sebagaimana yang diamanatkan oleh ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) pusat Rita Subowo usai melantik Panitia Besar Pekan Olahraga Nasional (PON) ke XVIII Tahun 2012 bertempat di ruang kemuning Propinsi Riau kamis (8/4).

Demikian disampaikan Bupati Kampar Drs.H.Burhanuddin Husin.MM melalui Kabag Humas Setda Kampar Nasruni.SIP,MSi uasai mengikuti pelantikan PB-PON XVIII Propinsi Riau di Pekanbaru

Tekad untuk menyukseskan pelaksanaan PON ke XVIII tahun 2012 itu, menurut Bupati memang bukan semata-mata menjadi tanggung jawab Pemerintah saja, namun harus manjadi tanggung jawab dan tekad bersama semua pihak, baik organisasi olahraga di daerah tingkat II, propinsi maupun di tingkat pusat.

Tentunya juga harus menjadi tanggung jawab dan tekad semua komponen masyarakat secara umum di Propinsi Riau dan Masyarakat Kampar pada Khusunya, tentunya terhadap cabang-cabang yang dipercayakan kepada kabupaten Kampar

Beberapa persiapan kebijakan nyata yang telah diambil pemerintah kabupaten Kampar sebagai bentuk keseriusan Pemkab Kampar tersebut untuk menyukseskan pekan olah raga nasional ini, adalah merenovasi sarana olah raga yang ada seperti gedung Makhligai Bungsu Bangkinang, dan rencana renovasi Stadion Tuanku Tambusai, membangun gedung olah raga yang baru, serta melakukan pembangunan pelebaran jalan Negara dengan jalur dua dari Pekanbaru ke Bangkinang.

Keseriusan ini tentunya menjadi tanggung kita bersama ungkap Bupati, sebagai salah satu pemegang amanah Panitia besar PON XVIII Tahun 2012, yaitu sebagai Ketua Umum sub PB PON Kabupaten Kampar , Bupati bersama jajarannya dan tentunya seluruh elemen masyarakat Kampardiharapkan dapat pula mendukung frogram pemerintah daerah untuk menyukseskan pelaksanaan PON ini nanti.

Turut Hadir pada acara tersebut Bupati Kampar Drs. H. Burhanuddin Husin dan Para Bupati/walikota yang di tunjuk sebagai penyelanggara di Kabupaten tampak pula hadir pada Pelantikan tersebut Sekda Kampar Drs. H. Zulher MS yang juga merupakan Ketua Umum Ikatan Pencak Silat (IPSI) Riau, (rdh)

Kampar Optimis Raih Adipura 2010

*Pemkab Minta Masyarakat Terus Mendukung


BANGKINANG (RP) Pemerintah Kabupaten Kampar tampaknya berusaha keras untuk mendapatkan adipura, apalagi setelah Kampar dinyatakan lolos untuk ferivikasi adipura beberapa pekan yang lalu dengan mendapatkan poin rating teratas dari kabupaten lain di Provinis Riau. ‘’ini membuat kita yakin bahwa kita bisa mendapatkan adipura tahun 2010 ini’’ujar, kebersihan dan Pertamanan (PKP) Kampar Drs H Kamaruzzaman melalui Kasi Pengelolaan dan Pemanfaatan Sampah PKP Kampar, Ahmad Zaki, SE,MM kepada Riaupos di Bangkinang (8/4).




Menurut Zaki Kampar sudah mempersiapkan diri untuk menyambut tim Verifikasi independen Adipura dari Pusat yang akan datang ke Kampar dalam waktu dekat ini, walaupun waktu kedatangan tim tersebut tidak diketahui karena dirahasiakan, untuk itu Pemkab menghadapinya dengan senantiasa menjaga kondisi Bangkinang untuk selalu bersih.



Zaki menghimbau kepada masyarakat agar secara bersama-sama mendukung kabupaten Kampar untuk merebut adipura tersebut dengan cara berpartisipasi dalam menjaga dan memelihara kebersihan kota Bangkinang, seperti diwilayah pemukiman warga dengan memebersihkan sampah dan parit lingkungan, dan aliran sungai yang terdapat dikota Bangkinang.


Diuraikannya, dalam penilaian lolos tim Verifikasi kemaren Kampar pada psosi teratas dari kabupaten lain di Riau dengan perolehan poin satu poin dri kabupaten lainnya. Hanya saja saat itu masih ada beberapa kekurangan dan kelemahan yang harus dibenahi terutama menyangkut penilaian fasilitas pasar. “Persoalan pasar ini menjadi prioritas utama kita saat ini dan perlu pembenahan serius karena terdapat kelemahan dan kekurangan pada penilaian adipura tahap II (P2) kemaren), ungkap Zaki.(rdh)

Listrik Mati Sehari Penuh di Kampar


*Adanya gangguan pada Tiang


BANGKINANG (rdh) dengan adanya gangguan transmisi enghantar Muara Bungo ke Bangko, yaitu Unit I dan II di sistem Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) yang menyebabkan matinya listrik di Riau selama tiga jam (7/4) , namun ternyata di Kampar pemadaman listrik terjadi satu hari penuh, pemadaman mulai terjadi pada pukul 8:00 hingga pukul 17:35 WIB sore harinya dan ini membuat kesal warga karena banyak aktifitas yang tidak dapat dilaksanakan.




‘’Kita malah tidak bisa membuat pekerjaan apapun karena pemadaman ini hampir berlangsung sehari penuh ‘’ujar Dedi salah satu pegawai di Kantor Bupati Kampar, dan tentu saja ini memberikan pengaruh kepada produktifitas kerjanya.


Bukan hanya pegawai pemerintah saja yang mengeluhkan matinya pemadaman ini, namun juga para pemilik warnet yang mengandalkan ketersediaan listrik tersebut. ‘’Kalau mati listrik hanya satu atau dua jam kita masih maklum karena masih kita bisa andalkan genset namun kalau satu hari penuh ini membuat kita rugi karena biaya genset sehari tidak akan tertutupi dengan pendapatan ya ‘’ujarnya prihatin.


Sementara itu Kepala manager unit PLTA Koto Panjang Imran Sembiring ketika dikomfirmasi Riaupos (8/4) menyatakan, untuk pasokan listrik di Riau termasuk di Kampar memang disebabkan karena adanya gangguan di muara Bungo yang membuat hantaran energi lemah dan kalau dipaksakan akan menimbulkan masalah pada peralatan listrik.


‘’sedangkan untuk pemadaman selama satu hari ini disebabkan kerusakanya di Kampar yaitu tumbangnya satu tiang di desa Pulau terap kecamatan Bangkinang Barat ‘’ ujarnya kepada rdh.


Dijelaskannya dengan tumbangnya tiang ini maka butuh waktu sehari untuk memperbaikinya, karena walaupun hanya meneggakkan satu tiang namun tumbangnya tiang ini membuat tali dan jaringan terputus dan mesti disambung kembali ‘’kita harapkan masyarakat bisa memakluminya ‘’ujarnya.


Sementara itu kondisi air di PLTA masih bertahan sekitar 80/43 DPL sehingga PLTA harus tetap membuka pintu air yang menyebabkan debet air sungai Kampar menjadi tinggi (rdh)

Kampar Siapkan Berkas untuk PTUN-kan Mendagri


* Pasca Keluarnya Surat Balasan Status Lima Desa


BANGKINANG (RP) adanya surat Menteri dalam negeri yang menyatakan bahwa bahwa lima desa yaitu Desa Intan Jaya, desa Tanah Datar, desa Muara Intan, desa Rimba Jaya dan Desa Rimba Makmur masuk dalam wilayah masuk bagian wilayah administrasi Kabupaten Rohul membuat pemerintah Kampar mengambil sikap untuk Melayangkan gugatan melalui Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN).



‘’Saat ini kita sedang menyiapkan berkasnya untuk mengugat surat mendagri tersebut ‘’ ujar Bupati Kampar Drs H Burhanuddin Husin MM melalui Kabag Administrasi Pemerintahan Umum Setdakab Kampar Dendi Zulhairi kepada Wartawan di ruang kerjanya di Bangkinang (8/4).


Dijelaskannya surat yang digugat adalah surat balasan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) No 135.6/824/SJ ter tanggal 2 Maret 2010, yang menjawab surat Bupati Kampar No 100/PUM/112 tanggal 12 Januari 2010 lalu perihal penegasan status lima desa yang disengketakan antara Kabupaten Kampar dengan Kabupaten Rokan Hulu (Rohul).


Dalam surat ini Mendagri menyatakan lima desa diputuskan final masuk wilayah administrasi Kabupaten Rohul

Sementara itu, Kabag Hukum Setdakab Kampar melalui Kepala Sub Bagian Bantuan Hukum Anthoni L menyatakan , mengungkapkan, materi untuk PTUN-kan Mendagri tersebut sudah hampir rampung ‘Berkasnya akan segera kita layangkan gugatan ke PTUN. Karena Mendagri beralamat di Jakarta , surat tuntutan kita akan dilayangka ke PTUN Jakarta," ucapnya.


Substansi tuntutan tersebut adalah keluarnya surat balasan Kemendagri No 135 .6/824/SJ tanggal 2 Maret 2010 yang ditandatangani Mendagri Gamawan Fauzi. Dimana dalam isi surat tersebut memutuskan final bahwa lima desa, Seharusnya, penetapan melalui sebuah surat keputusan, bukan melalui surat yang sudah beredar. Surat Mendagri tersebut adalah, menjawab surat Bupati Kampar No 100/PUM/112 tanggal 12 Januari 2010 lalu perihal penegasan status lima desa yang disengketakan antara Kabupaten Kampar dengan Kabupaten Rohul," terang Kasubag Bantuan Hukum (rdh)


Design by Amanda @ Blogger Buster