Selasa, 06 April 2010

Pemkan Kampar Perlu Intropeksi

Oleh: Wilham Murdianto


ADA yang menarik dari pemberitaan Riau Pos, Sabtu (3/4) yang lalu, yaitu tentang penolakan warga atas Keputusan Menteri Dalam Negeri (Kepmendagri) Nomor 135.4/2010 tanggal 17 Maret 2010 tentang Penetapan Tapal Batas antara Kotamadya Pekanbaru dengan Kabupaten Kampar, mereka menolak masuk Kabupaten Kampar.

Nada-nada sumbang semacam itu bukan kali ini saja terdengar. Gema suara ingin berpisah dari Kampar juga terdengar lantang dari ujung-ujung Kabupaten Kampar, sebutlah lima kecamatan di Rantau Kampar Kiri (Kampar Kiri, Kampar Kiri Hulu, Kampar Kiri Hilir, Gunung Sahilan, dan Kampar Kiri Tengah).

Begitu juga Kecamatan Siak Hulu, serta Perhentian Raja juga menyatakan ingin keluar dari wilayah administratif kabupaten Serambi Makkah itu. Begitu juga yang terjadi di wilayah Tapung (Tapung, Tapung Hulu, Tapung Hilir). Lalu, fenomena itu tentunya menimbulkan pertanyaan, ada apa dengan Kabupaten Kampar ini?


Yang unik lagi, dalam penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) baru-baru ini, cukup banyak warga Kampar yang lebih memilih mendaftarkan diri di kabupaten/kota lain, terutama di Pekanbaru.

Lalu, ketika ditanya kepada mereka, jawabannya cukup sederhana di Kampar kalau tak pakai uang dan tak punya orang dalam, jangan harap akan lulus meskipun kita punya kemampuan. Benar atau tidak tentu kita tidak tahu pasti, tetapi yang jelas itulah rata-rata jawaban mereka.


Berkaca dari fenomena-fenomena tersebut tentu ada baiknya, bahkan sudah selayaknya pemerintah Kabupaten Kampar secara keseluruhan untuk instrospeksi diri, harus dikaji mengapa riak-riak semacam itu terjadi serta harus dicarikan solusinya yang tepat.

Kalau pemerintah Kampar tidak segera berbenah diri bukan tidak mungkin apa yang dikatakan ongah Tabrani Rab (Prof dr Tabrani Rab, red) beberapa tahun yang silam akan terjadi.
“Kampar akan menggelepar dan selanjutnya mati terkapar.”


***Mahasiswa UIR asal Kampar tinggal di Jalan Air Dingin No 31L Pekanbaru.**



http://riaupos.com/berita.php?act=full&id=5001&kat=5

Design by Amanda @ Blogger Buster