Kamis, 07 Oktober 2010

Tak diawasi, ADD Tapung Disunat


BANGKINANG (rdh) kejaksan negeri Bangkinang (Kajari) Bangkinang memeriksa tiga aparatur camat Tapung terkait adanya penyalahgunaan dana dana Alokasi Anggaran Desa (ADD) di Desa Palambaian, Kecamatan Tapung,, dalam pemeriksaan yang diduga adanya penyelewenangan, pemeriksan dilakukan atas Camat Tapung Andhiar, Sekcam Rahmat dan Kasi Pemerintahan Kecamatan Tapung Purboyo ‘’dan mereka mengakui mengakui fungsi pengawasan tidak dijalankan untuk aliran dana ADD ini ‘’ujar Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Bangkinang Willy Ade Chaidir, SH melalui Insyayadi, SH, Kepala Seksi (Kasi) Intel Kejari Bangkinang, kepada Riau pos di Bangkinang (7/10).

Djelaskannya dalam pemeriksaan yang dilakukan pada hari rabu (6/10) selama satu hari penuh ini ditarik kesimpulan bahwa tidak berfungsinya pengawasan terhadap pelaksanaan dana ADD di Desa Palambaian sebesar Rp204 juta, disebabkan karena tiga pejabat penting ini tidak menjalankan tugas sepenuhnya. "dan ini dpat kitakatakan Inikan kesalahan mereka dan harus dipertanggungjawabkan," tuturnya.

Karena dalam Peraturan Bupati (Perbup) Kampar No 9 Tahun 2009 tersebut, empat pejabat di Pemerintahan Kecamatan Tapung ditunjuk untuk menjalankan fungsi pengawasan terhadap dana ADD yaitu Camat, Sekcam, kasi pemerintah dan kasi pembangunan, kajari memang baru memeriksa tiga pejabat saj sedangkan pemeriksaan terhadap kasi pembangunan akan menyusul.

Salah satu isi Perbup tersebut adalah menjalankan fungsi pengawasan ditunjuk empat pejabat tersebut. Namun karena pengawasan tidak ada maka terjadilah penyelewengan penggunaan dana ADD di Desa Palambaian untuk itu pihaknya menjanjikan akan mengusut kasus ini sampai tuntas sehingga nantinya bias diminta pertanggung jawab bagi mereka yang sudah merugikan keuangan daerah," ucapnya mengakhiri. ****



Design by Amanda @ Blogger Buster