Senin, 10 Mei 2010

Tiap Tahun Penderita DBD Selalu Ada


Kabupaten Kampar saat ini masuk dalam daftar daerah endemis penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD). Ini diakibatkan karena selama tiga tahun selalu ditemukan penderita DBD di wilayah Kampar.

"Daerah kampar ini masih merupakan daerah endemis penyakit DBD. Selama tiga tahun ini penderita memang selalu ada," ucap Kepala Dinas Kesehatan Kampar, Herlyn Rahmola Senin (10/5).


Ia juga mengatakan, bukan hanya daerah Kampar saja di Riau ini yang ditetapkan sebagai daerah Endemis penyakit DBD. Katanya, seluruh kabupaten di Riau ini juga masuk dalam daftar endemis. "Semua daerah Riau ini juga demikian. Semuanya endemis. Hanya saja daerah tertentu sudah mulai ke pengurangan resiko," kilahnya.


Wilayah - wilayah yang sering terdapat penderita DBD di Kampar yakni di Kecamatan Bangkinang, Bangkinang Seberang, Siak Hulu dan Kecamatan Tambang.


Dalam tahun ini, katanya, penderita DBD sudah ada yang di catat oleh pihak Dinas Kesehatan. "Kalau soal jumlahnya saya kurang tau pasti. Sama staf saya ada," terangnya. Bila jumlah penderita DBD tahun ini meningkat, ucapnya, hal tersebut merupakan hal yang wajar karena sangat dipengaruhi oleh cuaca dan kondisi lingkungan sekitar.


Ia pun kembali mewanti - wanti agar warga selalu waspada terhadap penyakit DBD dimana akhir - akhir ini hujan terus mengguyur wilayah Kabupaten Kampar. "Kita tetap himbau agar masyarakat tetap hidup bersih. Sosialisasi dan penyuluhan tetap berjalan," ucapnya.


Dalam kesempatan itu, Herlyn juga menerangkan nyamuk jenis aedes agepty suka hidup di air yang jernih dan tergenang. "Itu berdasarkan penelitian para ahli. Jadi, kalau air yang di comberan maupun di parit - parit yang kotor, dipastikan itu bukan nyamuk yang mengakibatkan demam berdarah," ucapnya.


"Kita mengharapkan gerakan 3 M (menutup, menguras, mengubur) itu digalakkan oleh masyarakat. Apalagi sekarang musim hujan. Barang - barang bekas, seperti botol itu di kubur saja. Bayangkan, hanya dalam waktu sekitar 10 hari saja perkembangan nyamuk DBD itu," terangnya. (rdh)



Tidak ada komentar:

Design by Amanda @ Blogger Buster