Senin, 10 Mei 2010

Pencairan Dana Harus Prioritaskan kebutuhan Masyarakat Kecil

DPRD Kampar meminta agar dalam pencairan dana APBD untuk memprioritaskan kebutuhan masyarakat kecil sehingga akhirnya urusan untuk mereka tidak terkendala persoalan pencairan dana . ‘’Seperti persoalan Jamkesda, karena lambannya pencairan akan memberikan pengaruh kepada pelayanan nantinya ‘’ujar Ketua Komisi II DPRD Kampar Ali Shobirin di Kampar (9/5).

Dijelaskannya,adanya tunggakan Jamkesda sebesar Rp 800 juta yang saat ini belum dibayarkan Pemkab Kampar kepada RSUD Bangkinang sedikit atau banyak akan memberikan pengaruh kepada layanan masyarakat, setidaknya ini akan memberikan pengaruh layanan kepada birokrasinya karena masih terkendala dengan peserta sebelumnya.

Komisi II DPRD Kampar yang membidangi kesehatan, pendidikan, tenaga kerja dan kemasyarakatan ini meminta agar pemerintah segera mencari solusi dalam mengatasi tunggakan tersebut, dan untuk tahun anggaran selanjutnya diminta agar pemkab Memprioritaskan semua kebutuhan masyarakat kecil terlebih dahulu sehingga akan lebih tepat asasaran.

Mendahulukan pencairan anggaran ini tidak hanya untuk bidang kesehatan namun juga bidang pendidikan, salah satunya untuk honor guru, selama ini persoalan yang terjadi pada guru kampar selalu itu ke itu saja, seperti selalu lambannya pembayaran honor dan gaji guru terutama guru bantu. ‘’Harusnya untuk guru ini didahulukan karena mereka akan lebih semangat kalau honornya dibayar tepat waktu ‘’ujarnya. Suatu hal yang ganjil menurutnya kalau pemeirntah tidak juga bisa mengatasi masalah yang sama setiap tahunnya.

Untuk itu ia menegaskan untuk penyusunan anggaran tahun depan ini harus menjadi salah satu point penting yang harus dipriorotaskan pemerintan Kampar (rdh)

Tidak ada komentar:

Design by Amanda @ Blogger Buster