Senin, 10 Mei 2010

Pemkab Akui Tagihan Jamkesda Belum Dibayar


Adanya temuan DPRD kampar tentang tunggakan dana Jaminan kesehatan daerah Jamkesda ) sebesar Rp 800 juta diakui oleh pemkab kampar melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat Setdakab Kampar dan belum dibayarnya tagihan untuk pengobatan masyarakat miskin ini disebabkan karena minimnya anggaran.


‘’Kita akui itu dan ini disebabkan minimnya anggaran, banyaknya penciutan menyebabkan ini belum terbayarkan ‘’ujar Kabag Kesra Setdakab Kampar M Amin Sag di Bangkinang (6/5).


Defisitinya anggaran Pemkab Kampar tentu saja banyak anggaran yang belum direalisasikan , apalagi juga dalam mencairkan anggaran ini tentunya memerlukan kelengkapan admiistrasi sehingga dana baru dapat dicairkan.

Pihaknya menurut Amir sudaah mencoba rapat untk mencari solusi dan rencananya anggaran yang Rp 800 juta itu akan diajukan dalam APBD perubahan 2010 sehingga nantinya dapat disalurkan.


"Upaya kita sudah ada untuk mengajukan pembayaran tagihan ke RSUD tersebut. Tapi upaya kita tampaknya belum mulus karena tidak didukung oleh keuangan daerah," terang Amin. sementara itu ketua Komisi II DPRD Kampar Ali Shobirin berharap pemkab Kampar segera mencarikan solusi untuk membayar tagihan Jamkesda ini, karena jamkesda sangat dibutuhkan masyarakat, dan ia juga mengimbau bagi pihak RSUD Bangkinang untuk tetap memberikan pelayanan terbaik walaupun belum dilunasi ‘’karena melayani masyarakat juga kewajiban dan jangan mengurangi layanan hanya karena jamkesda ini ‘’ujarnya (rdh)

Tidak ada komentar:

Design by Amanda @ Blogger Buster