Kamis, 19 Februari 2009

Latif Hasyim Dinobatkan Jadi Datuk Bagindo


*Dari pasukuan Bendang Kenertian Kuok

BANGKINANG (RP) Ninik mamak Kenegarian Kuok Kecamatan Bangkinang Kamis (19/2) dalam sidang kerapatan adat yang dihadiri oleh ninik mamak nan XX Kenegarian Kuok mengambil sumpah dan menobatkan Drs H Abdul Hasim MM untuk memangku jabatan ninik mamak dengan gelar Datuk Bagindo dari Persukuan Bendang yang acaranya dipusatkan dihalaman rumah soko Persukuan Bendang di Desa Pulau Jambu Kecamatan Bangkinang Barat.

Hadir pada acara penobatan Kepala Persukuan Bendang yang sekaligus juga bagian tak terpisahkan dari ninik mamak nan XX Kenegarian Kuok tersebut diantaranya Bupati Kampar Burhanuddin Husin, Jenderal Datok Amiruddin Putra dari negara jiran Malaysia, dimana sang Jenderal adalah bagian dari anak keponakan dari Persukuan Bendang Desa Pulau Jambu. Selain Bupati Kampar dan Jenderal dari Malaysia juga hadir Kepala BKD Kabupaten Kampar Drs H Jonsabri, Camat Bangkinang Barat Edi Pratono M.Si, Ketua GOPTKI Kabupaten Kampar, Ny Hj Rosvanelda Zulher, tokoh wanita , Ny Hj. Arhasnida Jonsabri, Kepala Desa se-Kecamatan Bangkinang Barat tokoh masyarakat se-Kecamatan Bangkinang Barat, unsure perangkat adat dari ninik mamak nan XX Kenegarian Kuok, Pengurus LAK Kabupaten Kampar yang diwakili oleh Khaidir Yahya Datuk Ulak, utusan ninik mamak dari Kenegarian Bangkinang, Air Tiris, Salo, Rumbio dan Kampar serta sekitar 400 orang anak keponakan Persukuan Bendang Pulau Jambu dan masyarakat Pulau Jambu dan sekitarnya.

Prosesi acara pelantikan sekaligus penobatan Drs H Abdul Latif Hasim MM acaranya dipimpin oleh Sekretaris Kerapatan adat Kenegarian Kuok Ghazali PS yang diawali dengan menjemput Abdul latif Hasim dari rumah soko atau rumah ibundanya dan dilanjutkan dengan mengarak Abdul Latif Hasim ke lokasi acara dengan iringan perangkat adat dan anak keponakan yang berpakaian kebesaran adat serta diiringi music calempong berjalan seraya disambut dengan dentuman lelo yang gelegar bunyinya bagaikan tembakan meriam.

Ketika Bupati Kampar Burhanuddin sampai dilokasi acara, maka acara inti langsung dimulai dengan diawali pembacaan ayat suci al-Qur;’an dan dilanjutkan dengan sesembah kata adat antar ninik mamak. Acara puncak penobatan ninik mamak tersebut adalah pengambilan sumpah jabatan sebagai ninik mamak dari persukuan bendang. Sumpah secara agama Islam tersebut dan ditambah dengan janji yang intinya berjanji untuk melaksanakan tugas secara adil.

Drs H Abdul Latif Hasim sebagai ninik mamak dari Persukuan Bendang usai acara penobatan dan pengambilan sumpah dalam sambutannya mengatakan bahwa selaku ninik mamak yang baru dinobatkan dan sekaligus wajah baru dilingkungan ninik mamak nan XX Kenegarian Kuok ia meminta ninik mamak memberinya tunjuk ajar. Mari kita lestarikan adat istiadat dan budaya di Kenegarian Kuok, talin nan bapilin tigo, tigo tunggu sajarangan Zaman memang telah berubah, tetapi nilai-nilai tradisi dan adat harus tetap kita lestarikan untuk kebaikan generasi saat ini dan generasi yang akan datang. Dan sebagai ninik mamak yang baru pada hari Selasa (24/2) Drs H Abdul Latif Hasim Datuk Bagindo sebagai ninik mamak baru akan diarak berkeliling pasar Kuok pada saat masyarakat Kenegarian Kuok sedang berbelanja di Pasar Kuok. (rdh)



Design by Amanda @ Blogger Buster