Senin, 23 Juni 2008

Cerianya Lulus UN




Hasil Kelulusan Ujian Nasional yang diumumkan minggu yang lalu memberikan kegembiraan bagi para siswa siswi SMA di Kampar. Tampak mereka melaksanakan aksi coret coret baju sebagai ungkapan kegembiraan. Sesuatu yang harusnya dirubah. Namun bagaimanapun ..Selamat Ya...

Warga Lima Desa Kembali Datangi DPRD Kampar

Terkait dengan persoalan sengketa lahan PT Argo dan PT Seraya

BANGKINANG (rdh) merasa kurang puas akan hearing yang dilakukan beberapa waktu lalu dengan DPRD Kampar, warga lima desa dari kecamatan Kampar Kiri dan siak Hulu kembali mendatangi DPRD Kampar senin (23/6) kemarin, mereka kembali meminta penjelasan dan ketegasan dari pemerintah Kabupaten Kampar dan DPRD Kampar tentang penyelesaian kasus sengketa lahan antara warga dengan PT Rimba Seraya Utama dan PT Agro Abadi.

Dalam hearing kali ini, masyarakat yang mengatasnamakan Forum Kesatuan Masyarakat Lima Desa (FKM-LIDES) menuntut PT RImba Seraya dan PT Agro Abadi untuk menghentikan kegiatannya pada wilayah desa yang dikuasainya. ‘’Pemerintah daerah maupun pemerintah pusat harus segera mencabut izin HPHTI PT RSU karena tidak ada konstribusi terhadap masyarakat bahkan malah menimbulkan gejolak dan anarkis ditengah masyarakat, meminta kepada pihak KPK RI agar memeriksa penggunaan dana reboisasi oleh PT RSU dan menindak tegas terhadap pelanggaran alih fungsi izin PT RSU..’’ ujar Nazar salah seorang warga dalam hearing tersebut

Menurutnya, ada tujuh kesalahan fatal yang dilakukan dua perusahaan besar ini, Pertama pihak perusahaan telah melanggar peraturan pemerintah No 07 Tahun 1990 tentang Hak Pengusahaan Hutan Tanaman Industri (HPHTI), kedua melanggar UU No 41 Tahun 1999 tentang kehutanan, ketiga melanggar UU No 18 tahun 2004 tentang perkebunan, keempat melanggar UU No 23 Tahun 1997 tentang pengelolaan lingkungan hidup, kelima melanggar peraturan pemerintah No 27 tahun 1999 tentang analisis Dampak Lingkungan, keenam melanggar Surat Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup No 17 Tahun 2001 tentang Jenis Usaha atau kegiatan di lengkapi AMDAL, ketujuh melanggar surat keputusan Menteri pertanian No 357/KPTS/IIK.350/5/2005 tentang Pedoman Perizinan Usaha Perkebunan,’’bebernya

Untuk itu masyarakat meminta pemerintah bersikap tegas, karena sikap perusahaan yang hanya mau menang sendiri sudah membuat warga resah, apalagi sikap dari perusahaan yang mendatangkan preman untuk menakut-nakuti warga mmebuat warga emosi bahkan sudah pernah terjadi bentrokan fisik antara mereka. ‘’ini jangan dibiarkan berlarut laruk kalau tidak dikhawatirkan akan menimbulkan masalah baru, ‘’ujarnya.

Ketua DPRD Kampar H Masnur kepada wartawan menyatakan pihaknya masih akan mempelajari kasus ini sebelum mengambil keputusan***

Ponpes Bisa Atasi Masalah Sosial di Masyarakat


Ponpes Ansarullah Selalu Lulus 100 Persen dalam UN

KAMPAR TIMUR (rdh) maraknya masalah social dimasyarakat saat ini seperti kasus kriminalitas seperti pembunuhan, pencurian, pencabulan dan masalah sosialnya menimbulkan keprihatinan pemerintah, untuk itu Bupati Kampar mengajak semua masyarakat untuk sama sama menyikapi masalah ini, salah satunya diharapkan peran ini kepada pondok pesantren. ‘’Karena pondok pesantren merupakan wadah yang bisa memberikan pencerahan iman dan fikiran bukan hanya bagi santrinya saja namun juga bagi masyarakat sekitarnya, untuk itu ponpes harus mampu laksanakan peran ini dengan sebaik baiknya, ‘’ujar Bupati Kampar Drs H Burhanuddin Husin MM melalui asisten II Setda Kampar Drs H Masri Maahu dalam acara Milad dan wisuda santri Ponpes Ansarullah di Desa Pulau Birandang kecamatan Kampar Timur (23/6) kemarin.

Dalam acara milad dan wisuda itu juga hadir Anggota DPRD Riau Edi Basri, Anggota DPRD Kampar H Ilyas HU, Camat Kampar Timur, UPIKa Kampar Timur dan pemuka adat dan tokoh masyarakat di Kampar Timur.

Kehadiran Ponpes tidak hanya diharapkan memberikan ilmu agama kepada santri saja namun juga membawa dan menghidupkan suasana keagamaan di masyarakat sekitar, karena untuk bisa mengatasi masalah social ini hanya bisa dengan membentengi masyarakat dengan nilai nilai keagamaan dan disinilah peran pesantern. ‘’Jadi bukan hanya sekedar mencetak santri saja namun juga mengayomo masyarakat, pesantren dituntut mampu membawa pesantren kearah yang lebih baik,’’ujarnya. Begitu juga dengan persoalan social bukan hanya tanggung jawab pemerintah saja namun tanggung jawab semua pihak.

Sementara itu pimpinan Ponpes Ansarullah Ustd Drs Khaidir dalam penyampaiannya menyatakan sejak berdiri Ponpes ini tahun 2002 sudah membina banyak santri, bukan hanya dalam pelajaran agama saja namun juga dalam keahlian hafalan Quran dan selama ini santrinya sudah banya berperan dalam berbagai event seperti MTQ mulai dari tingkat kecamatan hingga propinsi Riau.

‘Bukan hanya ini sejak meluluskan ini Aliyah selama dua tahun dan Tsanawiyah selama 5 tahun santrinya selalu lulus UN 100 persen, ini menunjukkan bahwa santri kita mempunyai prestasi yang bagus secara akadems, ‘’ujarnya. saat ini Ponpes ini mempunyai pendidikan mulai dari tingkatakan Madrasah Diniyah awaliyah (MDA), Madrsasah Tsanawiyah (MTs) dan Madrasah Aliyah (MA) serta Majlis Taklim Mesjid Ansarullah dan Grup rebana Ansarullah ***

FWK Gelar Pelatihan Jurnalitik Untuk Siswa SLTA

Untuk kenalkan dunia wartawan kepada siswa


BANGKINANG (rdh), menjalankan tugasnya sebagai himpunan wartawan yang beertugas di Kampar, maka forum wartawan Kampar (FWK) menggelar kegiatan pelatihan Jurnalistik bagi seluruh siswa siswi SLTA se kabupaten Kampar di wisma Bangkinang Baru (24/6).
‘’Kegiatan ini untuk lebih mendekatkan dunia wartawan kepada para siswa SLTAyang ada di kampar, serta memberitahukan sedikit banyaknya peranan pers dalam menunjang kebijakan pembangunan yang akan atau sedang dilakukan oleh pemerintah, ‘’ujar Ketua panitia pelaksana Abu Bakar BN di Bangkinang (23/6).

Dijelaskannya kegiatan pelatihan ini merupakan salah satu program dari FWK, dan rencananya akan dilaksanakan pada setiajavascript:void(0)
Mempublikasikan Postingp kecamatan yang ada di Kampar, untuk tahap awall akan dilaksanakan ditiga kecamatan yaitu Kecamatan Bangkinang, kecamatan Bangkinang Seberang dan kecamatan Salo, untuk kecamatan lain akan dilaksanakan menyusul dengan kegiatan dilaksanakan disekolah yang ada di kecamatan masing masing.

Kegiatan ini tampaknya mendapatkan sambutan yang luar biasa dari sekolah yang diundang, terbukti dengan banyaknya sekolah yang menyatakan bersedia ikut bahkan nama nama yang mereka kirimkan sebagai peserta melebihi jumlah peserta yang diminta, untuk itu pihaknya merencanakan akan melaksanakan kegiatan ini setiap tahunnya sehingga akan memberikan pembinaan yang lebih baik bagi kemampuan jurnalistik para siswa ini.

Sementara itu tu ketua FWK Mahnizar mengatakan, bahwa selain kegiatan jurnlistik, FWK juga akan menggelar pendistribusian Sembako bagi masyarakat miskin kepada desa-desa yang ada di Kabupaten Kampar, dan alhamdulilllah kegiatan pendistribusian Sembako ini sudah berjalan sejak dua tahun lalu dan mendapat sambutan hangat dari masyarakat.***

Design by Amanda @ Blogger Buster