Minggu, 22 Juni 2008

PPP Kampar Buka Pendaftaran Caleg

Untuk Pemilu 2009

BANGKINANG (rdh), Walaupun pemilu legislative masih akan berlangsung selama satu tahun lagi, namun pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan pembangunan (PPP) kabupaten Kampar sudah mulai bersiap diri, salah satunya dengan membuka pendaftaran bagi siapa saja dari masyarakat umum yang berniat untuk maju sebagai anggota legisatif dari partai tersebut. ‘’ ini menunjukkan bahwa partai kita memang partai yang terbuka bagi siapa saja yang ingin bergabung dan membangun partai ini secara bersama, ‘’ujar Ketua lembaga pemenangan pemilu legislatif(LP2L) DPC
PPP kampar Drs H Mardzuki Malik MM di Bangkinang (22/6).
Dijelaskannya berdasarkan hasil rapat penggurus DPC maka pendaftaran ini akan dibuka sejak Jumat,20 Juni hingga 30 Juni 2008 di sekretariat DPC PPP kampar dan bagi
masyarakat yang masyarakat yang berminat dapat datang dari panitia membukanya dari pukul 09. 00 wib hingga 16.00 wib.
Berdasarkan surat lembaga pemenangan pemilu legislatif(LP2L) DPC PPP kampar dengan nomor surat 07/Lp2L-PPP/K/VI/2008 itu menindaklanjuti surat dari DPP PPP dengan nomor 1042/Pem/DPP/VI/2008 tentang pemberitahuan pendaftaran calon anggota DPRD propinsi dan DPRD Kabupaten /kota yang pendaftaranya dilaksanakan di DPW PPP untuk calon anggota DPRD propinsi dan di DPC PPP untuk calon anggota DPRD Kabupaten/kota. Sedangkan dari 20 juni hingga 30 Juni di sekretariat DPC PPP Kampar dari pukul 09.wib hingga pukul 16.00 wib yang akan diterima oleh panitia pencalonan DPC PPP kampar
Marzuki juga menambahkan dengan dibukanya pendaftaran calon legislatif oleh DPC PPP kabupaten Kampar diharapkan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat dan bagi yang berminat dapat mengajukan dan mendaftarkan dirinya secara langsung dan tak bisa
diwakili sehingga keinginan mendftarkan diri benar-benar terlihat komitmenya sepenuh hati dan persyaratan pendaftaran sudah disiapkan oleh panitia pendaftaran caleg termasuk untuk caleg dari kader PPP sendiri***

Warga Gobah Keluhkan Sarana Jalan yang Rusak

Padahal sudah Usulkan Bertahun tahun


TAMBANG (rdh) Walaupun pemerintah kabupaten kampar sudah menggembor gemborkan pembangunan sarana fisik seperti jalan namun masih banyak masyarakat Kampar yang merasa belum merasakan pembangunan ini seperti masyarakat desa Gobah kecamatan Tambang. ‘’Padahal desa ini juga bagian dari kampar namun sampai sekarang belum memiliki jalan yang layak, sehingga akses masyarakat untuk keluar dari desa sangat sulit, kalau hujan berlumpur kalau kemarau berdebu, ‘’ujar tokoh masyarakat desa Gobah Yuslim SE AKt di Tambang (22/6).
Dijelaskan Yuslim, masyaakat desa Gobah juga sudah berulang kali mengajukan permohonan kepada pemerintah agar dibangun jalan menuju desa tersebut, dan bukan hanya itu saja sudah cukup banyak pejabat yang datang ke desa tersebut mulai dari Camat, kepala dinas, asisten, sekda, Bupati, bahkan pejabat di pemrov Riau sayangnya tidak ada yang memberikan perbaikan kepada perbaikan jalan tersebut hingga saat ini jalan tersebut masih rusak. ‘bahkan pelantikan kepala desa dilaksanakan Bupati sayangnya tidak juga membawa perubahan, ‘’ujarnya.
Dulunya sudah ada rencana unutuk membangun jalan ke desa itu, namun entah mengapa hanya beberapa kilometer saja pembangunan terhenti, sehingga jalan ini kondisinya baru sdikit yang sudah dibangun dan selebihnya jalan tanah yang menyedihkan.
Untuk itu Yuslim meminta agar pemerintah Kampar memberikan perhatian kepada pembangunan jalan di desa ini karena desa Gobah merupakan salah satu desa dengan tingkat kemiskinan yang tinggi. Sebagian besar masyarakat menyandarkan hidupnya kepada bertani dan nelayan dan mereka tentu saja memerlukan sarana jalan sebagai akses untuk bisa memasarkan produk yang mereka miliki. ‘’Kami harapkan pemerintah memberikan perhatian dengan kondisi ini, karena selain memudahkan masyarakat sarana jalan yang baik akan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat karena akses lebih cepat, ‘’ujarnya ****
Pahlawan Adipura



Keberhasilan kabupaten Kampar meraih penghargaan Adipura tahun 2008 adalah berkat kegigihan dan kerja keras mereka.Para penyapu jalan yang sepatutnya diberikan penghargaan. Karena merekalah Pahlawan Adipura

Kasus Penipuan Tanah Marak di Kampar

Kapolres: Bagai minum Obat Kasus Tanah Setiap Hari



BANGKINANG (rdh) selain kasus pencabulan dan kriminalitas di Kampar, di kabupaten Kampar juga marak dengan kasus penipuan jual beli tanah dan kebanyakan yang menjadi korban adalah masyarakat yang tidak memahami aturan hokum yang selalu dijadikan tameng. Saking banyaknya kasus tanah ini Kapolres Kampar mengumpamakan seperti makan obat. ‘’laporan kasus ini persis seperti makan obat, tiga kali sehari laporannya masuk ke Polres Kampar, belum lagi dipolsek, ‘’ujar Kapolres Kampar AKBP MZ Mutaqien SH SIK di Bangkinang (21/6).
Dan yang lebih memprihatinkan banyak dari kasus ini yang berujung kepada konflik dan menimbulkan korban bagi masyarakat. Salah satu kasus penipuan yang ada adlah penipuan yang dialami oleh Syafri (42 th) petani yang merupakan warga desa Muara Mahad ini melaporkan penipuan yang dialaminya oleh tersanga A Syafii (55 th) yang juga warga desa Muara Mahat Baru. Modusnya Syafri membeli tanah untuk perkebunan sawit kepada Tersangka ratusan juga, namun saat mengerjakan pengolahan lahan tersebur datanglah Anwarsyah yang mengamuk dan mengatakan itu tanah miliknya, dan setelah diusut-usut ternyata memang Sayfri ditipu oleh tersangka ‘’dalam kasus ini Syafri rugi setidaknya Rp 100 hinga Rp 300 juta, ‘’ujar Muttaqien. Dan ini banya terjadi pada lokasi kawasan hutan Tahura, Kawasan HTI dan Hutan Tesso Nilo.
Modus dengan penjualan tanah dengan harga yang murah sangat banyak terjadi, untuk itu masyrakat diminta untuk hati hati dengan iming-iming penjualan tanah, apalagi sampai dibujuk bujuk dengan alasan membentuk kelompok tani atau perorangan. ‘kalaupun ingin membeli tanah hendaknya dicek benar bukti bukti kepemilikan, jangan hanya sampai SKT/SKGR saja, karena kalau diproses surat surat ini bukan alat bukti hokum sesuai dengan pasal 184 KUHAP dan ini yang membuat banyak masyarakat kecewa, ‘ujarnya.
Persoalan tumpang tindih kepemilikan tanah ini memang selalu menjadi persoalan besar, apalagi kalau dikaitkan dengan tanah ulayat dan hutan, banyak juga masyarakat yang sudah membeli tanah padahal tanah tersebut termasuk wilayah hutan dan tidak bisa dikelola tanpa ada Pelepasan kawasan hutan dari Menteri kehutanan. ‘’Untuk kasus ini masyarakat diminta ekstra hati hati, kalau perlu datang dulu ke BPN dan cek dulu titik koordinatnta sehingga pasti apakah masuk wilayah hutan atau tidak, kalau tidak nantinya bisa dikenakan tindak pidana pasal 50 ayat 3 UU 41/99 dengan ancaman kurungan 10 th dan denda 10 Milyar. ‘’sekali lagi kami imbau masyarakat untuk hati hati, agar jangan ingin mendapatkan untung malah terbentur hokum dan masuk kurungan, ‘’imbaunya******

KONI Kampar Gelar Bimtek Pengelolaan Keuangan

Memaksimalkan pengembangan organisasi Olahraga

BANGKINANG (rdh) Untuk memaksimalkan pengembangan olahraga di Kampar maka Komite olahraga nasional Indonesia (KONI) Kampar menggelar acara pelaksanaan Bimbingan Teknis (BIMTEK) pengelolaan Anggaran KONI Kabupaten Kampar Tahun 2008 di Hotel Indra Pura Pekanbaru (20/6) yang lalu.
Bupati Kampar Drs H Burhanuddin Husin MM melalui Asisten III Setda Kampar Drs H Zulfan Hamid menyatakan pengembangan olahraga tidak hanya cukup dengan pelatihan saja namun juga harus dibarengi dengan keuangan yang baik pula sehingga kebutuhan atlit dan cabang olahraga tersebut dapat dipenuhi.
Pemerintah Kampar untuk mengembangkan prestasi olahraga di Kampar Pemkab memberikan bantuan hibah sebesar 7,8 Miliar Rupiah kepada KONI Kampar yang bertujuan untuk memacu prestasi atelit yang dimiliki induk organisasi olahraga tersebut, dan ini juga suatu dukungan kepada para atlit dalam semua cabang untuk bisa mengharumkan nama kabupaten Kampar di pentas kompertisi olahraga.
“ Dan diharapkan penggunaan dana hibah yang diberikan kepada KONI untuk penyelenggaraan kegiatan olahraga di Kampar harus menganut asas produktif, egektif dan efisien serta hemat” ungkap Zulfan.
Dan sesuai dengan mekanisme perubahan penganggaran dalam APBD Kampar Tahun 2008 ini adalah pengalihan dana bantuan olahraga yang selama ini melalui secretariat berubah kedalam status dana hibah dimana penerima hibah mempunyai kewajiban untuk memanfaatkan sesuai dengan peruntukannya serta harus mengadministrasikan secara baik dan membuat laporannya kepad Pemkab Kampar.
Sementara itu sekretaris umum KONI RIau Drs H Darmansyah Husin menyatakan berdasarkan peraturan dan perundang undangan yang berlaku objek pemeriksaan keuangan adalah langsung kepada penerima bantuan dana hibah, sehingga dengan adanya pengalokasian dana KONI dalam APBD Kampar dapat dijalankan secara baik dan bisa mengembangkan dan membangkitkan prestasi olahraga di Kampar.
“ melalui adanya pengalokasian Dana KONI dalam APBD Kampar serta merta juga harus dapat memacu prestasi olahraga di Kampar apalagi menjelang pelaksanaan Porda Riau mendatang, Kampar harus dapat memperbaiki peringkat atau bahkan mendapatkan juara umum” jelasnya.****

Design by Amanda @ Blogger Buster